Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.

Friday, February 19, 2016

Arti Kata - Silium

Hai semua ^_^ Hari ini mimin mau nge-share arti dari suatu kata. Kata buat kali ini adalah kata "Silium". Apa itu Silium? Apakah sejenis zat yang bisa dimakan? Apakah benda itu sangat erotis? Yasudah, daripada banyak bacot mending mulai ngebahas.










Nah, mimin kasih tau ya, kalo kata ini gak termasuk kata-kata lucu yang dulu sering pernah mimin share. Kata ini merupakan istilah dalam dunia biologi. Mumpung promosi postingan berlabel Biologong pertama. Yasudah mimin kasih tau dari dua sumber aja biar ilmiah gitu, hehe.

Dari KBBI a.k.a Kamus Gede Bahasa Indo
Silium : n 1 penjuluran halus dr sitoplasma sel, spt bentuk rambut yg bergetar menurut irama; 2 bulu mata; 3 bulu getar

Dari Wikipedia
Silium (jamak Silia) adalah organel sel yang berfungsi sebagai alat bantu pergerakan yang menonjol dari sebagian sel yang diameternya kira-kira 0,25 μm dan panjangnya sekitar 2 sampai 20 μm serta biasanya muncul dalam jumlah banyak pada permukaan sel.

Dari kedua pengertian tersebut, mimin dapat simpulin kalo Silium itu ....
Silium itu adalah organel sel yang merupakan penjuluran halus dari sitoplasma. Bentuknya seperti rambut yang halus dan bergetar. Jamak dari Silium adalah Silia yang artinya kumpulan Silium. Silium berfungsi sebagai alat bantu gerak sel. Silium atau Silia dalam Bahasa Indonesia bisa disebut rambut getar. Silium banyak ditemukan di permukaan sel. Yaiyalah di permukaan sel, kan gunanya buat gerak.

Nah, udah tau kan arti dari Silium? Mungkin ente penasaran kenapa sih mimin share tentang Biologi, padahal dulu yang mimin share adalah kata-kata gaul? Ya suka-suka ane dong, ane yang nulis. Yaudah deh, sampai disini aja ya, tunggu postingan mimin selanjutnya. Sekian aaand goodbye V(^_^)

Jangan lupa juga
Baca postingan tentang atom
Baca diary menyedihkan kami
Baca fakta yang belum tentu ente tau



No comments:

Post a Comment