Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.

Friday, May 29, 2020

Perjalanan Akal : Episode 4 (Gagak Warna Warni)

gagak warna warni
Halo, ini aku, Omega. Sebagai sesuatu yang berpikir, aku mempunyai keyakinan terhadap inderaku sendiri. Di dunia yang kuyakini ini, aku bisa melihat dan mendengarkan banyak hal. Di antara semua yang bisa kulihat adalah banyaknya sesuatu yang biasa ku sebut makhluk hidup.



Di antara makhluk hidup ada yang tampak bergerak, ada juga yang hanya tampak bertumbuh. Ada yang terasa bisa dilihat langsung dengan mata, ada juga yang bisa dilihat dengan menggunakan alat yang tidak masalah kuyakini seperti mikroskop. Makhluk-makhluk hidup tampak dengan berbagai warna, ada yang berwarna hijau, ada yang cokelat, ada yang putih, merah, indigo, crynor, jingga, dan masih banyak lagi.

Salah satu makhluk hidup yang paling menarik menurutku adalah gagak. Gagak adalah makhluk hidup sejenis burung. Mereka  adalah makhluk yang unik sebab mempunyai warna bulu yang kaya. Mulai dari kepalanya yang berwarna ungu, lehernya berwarna biru, kemudian dadanya berwarna hijau, ke bawah terus bisa dilihat bulunya yang berwarna kuning lalu merah dan magenta. Warnanya begitu kaya mirip seperti warna busur hujan.

Setiap hari, gagak muncul di depan rumahku. Mereka sangat senang memakan tomat di kebunku. Oleh karena itu, mereka selalu kuusir. Setiap kali kulihat mereka, warna mereka sama yakni warna-warni dari ungu hingga merah. Lalu, muncul pertanyaan, apakah semua gagak warnanya seperti itu?

Selumbari, ku melihat gagak kepalanya masih ungu seperti biasa

Kemarin ku lihat gagak yang lain lehernya juga biru

Hari ini ku melihat gagak lain, mereka banyak dan semuanya warna-warni

Besoknya, ku melihat gagak, dada mereka juga hijau

Lusanya, ku melihat gagak lagi, perut ke bawah juga kuning dan jingga

Tulatnya pun masih sama, jingga di bawah kuning

Sampai tubinpun tak ada bedanya, ekor gagak kali ini juga merah dan ujungnya juga magenta

Tidak ada gagak berwarna hitam maupun putih


Meski begitu, apakah ini bisa dijadikan bukti bahwa semua gagak berwarna-warni? Tentu tidak karena aku belum tentu sudah melihat semua gagak. Mungkin masih ada gagak yang lain yang belum kulihat dan bisa jadi mereka berwarna hitam atau putih.

Dalam melakukan penelitan, manusia sering hanya bisa mengambil beberapa sampel untuk mewakili keseluruhan populasi objek penelitian. Ini terjadi karena manusia tidak mempunyai cukup sumber daya untuk meneliti keseluruhan populasi. Akibatnya, penelitian dengan hanya meneliti sampel hakikatnya tidak membuktikan kebenaran secara keseluruhan. Meskipun begitu, manusia kadang merasakan puas dan bisa menyimpulkan untuk keseluruhan populasi. Bagi manusia, hasil penelitian seperti ini dianggap memberikan manfaat walaupun tidak rasional.

Aku, Omega sedang mencari burung gagak yang tak warna-warni.


<<Episode 3

No comments:

Post a Comment