Sunday, November 1, 2026

100 Days in the Void - Aku Ingin Membuat Game Tapi Aku Tidak Mampu Melakukannya Sendiri

 


Kamu baru saja meninggalkan dunia

Kamu terbangun di suatu tempat

Padang rumput yang sangat luas

Langit biru yang sangat cerah

Kamu melihat tidak jauh ada menara yang tinggi

Kamu lihat dari kejauhan ada menara lain berkelap-kelip


Halo kawan-kawanku semua. Kembali lagi bersama aye, Admin K alias Admin Kianko. Sudah lama sekali tidak memposting di blog ini yaaach 😁.

Sejak kecil ingin sekali melakukan banyak hal, bepergian kemana saja secara random, memakan makanan random, berteman dengan orang-orang random, dan juga ingin membuat game sendiri. Sudah sekian lama belajar banyak hal, matematika, sains, filsafat, seni, bahasa, dan lain-lain termasuk belajar dasar-dasar pemrograman dan membuat game kecil.

Pengalaman pemrograman pertama kalau tidak salah ingat itu saat SMP, belajar bahasa Visual Basic dari kakak. Dari situ coba bikin kalkulator kecil-kecilan, kuis kecil-kecilan, maupun game kecil-kecilan. Udah familiar lah sama apa yang namanya koding. Pernah bikin game yang namanya Kuisku, tapi sayangnya gamenya udah ilang beserta hardisknya termasuk source codenya. Ya, memang lumayan berprivilage lah terekspos dengan yang namanya pemrograman tapi sayang....

tapi sayang banget privilagenya masih nanggung. Ingin sekali bikin game yang sangat keren. Akan tetapi, apalah daya sumber daya dan waktu terasa kurang cukup dan mungkin keinginan untuk membuat game keren terpaksa disimpan dulu yang mungkin akan dikeluarkan nanti jika sudah ada sumber daya.


Bertahun-tahun sekolah hingga kuliah S2 matematika, keinginan itu muncul kembali. Melihat berbagai macam konten game di YouTube mulai dari gameplay hingga konten pembuatan game, ingin rasanya ikut berkontribusi membuat game sendiri.


100 Days in the Void


Terinspirasi dari game Blue Prince dan Chants of Sennaar, 100 Days in the Void adalah game tentang dirimu. Setelah kamu mati, jiwa berpindah ke suatu alam setelah kehidupan bernama Void. Void adalah dataran yang sangat luas. Kamu terbangun di padang rumput yang berada di tengah alam Void. Selama 100 hari di alam Void, kamu akan bertemu dengan berbagai macam orang, menyelesaikan puzzle, mengungkap misteri, bertemu dengan soulmate, berteman dengan berbagai karakter.


Mekanik dalam Game


Game ini akan bergenre Roguelike. Setiap kali kamu tertidur, kamu akan memimpikan 3 orang. Kamu harus memilih satu dari ketiga orang tersebut. Setelah kamu bangun, kamu akan bertemu dengannya di sekitar atau memicu event terjadi. Durasi game selama 100 hari, dan setelah 100 hari game akan langsung tamat (atau tidak?).

Terdapat berbagai macam item dengan fungsi yang berbeda-beda seperti kunci, buah belimbing, dan lain-lain.

Terdapat sistem request, pertemanan, pertanian, dan lain-lain. Mungkin rencananya untuk membuat item baru, dibuat windmill seperti pada game Story of Seasons Grand Bazaar.


Infinite Map Generation (pakai template).


Apa yang Dilakukan Selama 100 Hari?

Selama 100 hari, kamu bebas melakukan apapun, berteman bahkan hingga menikah dengan karakter manapun. Salah satu event besar adalah persiapan pesta di hari ke-100 dimana semua karakter yang kamu temui berkumpul. Selain itu, kamu juga bisa berpetualang memecahkan semua misteri yang ada di Void. Jika 100 hari selesai, kamu bisa bermain lagi dengan pengetahuan yang sudah ada.


Post-Game, Hari ke-200?

Kamu memecahkan suatu misteri mengenai keberadaan White Void. Apa yang harus dilakukan agar bisa pergi ke White Void? Bahkan melampaui White Void?


Yap, cukup sekian keluh kesah beserta proposal game dari watashi. Sekarang udah zaman AI, aku pernah bikin pake AI game yang mirip-mirip lah kayak gini yang namanya Area ZeroZero untuk bagian Map Generation. Aku berharap dengan adanya postingan ini, mungkin ada yang tertarik untuk membantu jadi kolaborator membuat game. Apakah ada mastah-mastah yang merasa premisnya lumayan menarik 😃? Aku bisa koding sedikit-sedikit sama ngegambar, apalagi kalau ditambah skill logika dan MTK mungkin bisa bikin puzzle yang bagus banget. Sayangnya laptopku kentang banget kalau mau kerjain semua sendiri dan apalagi aku juga sekarang gak punya banyak waktu dan terlilit hutang. 

Kalau ada yang mau nanya-nanya lebih jauh gimana visiku tentang game ini, sampaikan saja di kolom komentar. Sampai jumpa di postingan selanjutnya. Bye~✋😄




No comments:

Post a Comment