Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.




Tuesday, May 18, 2021

Seri Eksperimen Pikiran : Teka-teki racun si Kavka

 


  Halo.... ketemu lagi sama saya alias Sawer Dong. kali ini kita akan melanjutkan pos singkat seri eksperimen pikiran. Kali inikita bakalan bahas yang berhubungan dengan filsafat politik, kenapa dikatakan begitu? karena kali ini kita akan membahas tentang decision atau keputusan.

 Eksperimen pikiran kavka adalah eksperimen yang diciptakan oleh seorang filsuf moral dan politik yang bernama Gregory Stephen Kavka, eksperimen ini ia ciptakan untuk mendukung teori pencegahan yang berhubungan dengan pemakain nuklir. Kavka berpendapat bahwa ada situasi dimana intensi ( niat ) dan aksi dari orang rasional itu berbeda. Mari kita mulai ekperimennya :

Bayangkan anda adalah seorang yang sangat beruntung karena telah mendapatkan tawaran dari seorang biliuner aneh, ia memberikan penawaran bahwa jika anda pada malam ini berniat akan meminum racun yang ia berikan besok sore,  maka, paginya anda akan mendapatkan uang 1 triliun darinya. 
 
kemudian si billionare ini menegaskan dua hal: pertama racun tersebut tidak akan membahayakan hidup anda atau memberikan efek samping yang merugikan di kemudian hari, yang terjadi adalah anda akan kesakitan yang amat sakit selama satu hari. kedua : sebenarnya anda tidak perlu meminumnya, cukup anda berniat saja pada malam harinya. jika besok anda berubah pikiran maka anda boleh saja menolak untuk meminumnya dan uangnya pun sudah terkirim paginya.

 Untuk orang rasional, pasti kalian bakalan berniat begitu karena ini merupakan pilihan yang menguntungkan. dan bakalan membuat sebuah rencana jenius berupa berniat untuk meminumnya dan besoknya merubah niatan ini. tapi apakah hal tersebut bisa terjadi? 

sayangnya menurut kavka ini tidak dapat terjadi, sebagai orang rasional anda tidak dapat berniat untuk meminum racun tersebut. kavka berpendapat karena yang dapat menghasilkan uang bukan aksi memimumnya tapi niat meminumnya. 

pada saat pertama anda bakalan bisa saja berniat untuk meminum racun tersebut tapi setelah si bilionare itu memberitahu bahwa ternyata meminumnya itu tidak berarti apa-apa. maka intensi/niat anda secara tidak langsung dan tidak dapat dikontrol bakalan tidak akan berniat meminum racun tersebut. Kenapa bisa terjadi? karena dalam kepala orang rasional intensinya akan secara tidak langsung mengarah pada hal rasional. yaitu tidak berniat meminum racun tersebut. 

jadi, karena tidak seperti aksi/putusan, intensi/niat tidak bisa kita paksa untuk diniatkan. maka menurut kavka, anda telah gagal mendapatkan uang tersebut hanya karena tambahan 1 informasi.

Mungkin kalian punya sanggahan untuk kavka ini? bisa anda tulis di kolom komentar. Gk cuma sanggahan, kalian bisa mengetik apapun di kolom komentar terkecuali hal-hal yang dilarang admin k.

Jadi.. begitu saja ekperimen pikiran kali ini, see you next time ~~




Monday, May 17, 2021

Seri Eksperimen Pikiran : Otak China

 



Ha.. ha.. lo.. halo.. semuanya, ketemu lagi dengan saya yaitu Sawer Dong. Postingan kali ini merupakan awal untuk seri postingan singkat yang akan saya buat yaitu Seri Eksperimen Pikiran. Pada seri ini saya sendiri akan membawa kalian ya para pembaca untuk mengekplor berbagai eksperimen-eksperimen pikiran, untuk postingan pertama ini, saya akan membahas tentang Otak china.


Eksperimen otak china merupakan eksperimen pikiran yang tujuan utamanya itu menunjukkan seberapa tidak intuitifnya ide/gagasan dari kubu fungsionalis, yang kira-kira argumennya adalah bahwa 


" Kesadaran itu tercipta dari peran fungsinya "


jadi, menurut fungsionalis ini selama sesuatu itu sama seperti perannya otak manusia maka sesuatu tersebut akan menghasilkan kesadaran, bisa aja dari kumpulan kayu, batu, logam, dan tak terkecuali manusia. 


BTW, eksperimen ini dinamakan otak china karena banyaknya populasi warga china itu setidaknya yang hampir mendekati neuron di otak. Jadi, langsung aja ke eksperimennya.


Bayangkan bahwa setiap warga china itu bekerja layaknya neuron (mengrim/menerima sinyal ) dengan menggunakan alat komunikasi dua arah misal makai walkie talky. Kemudian laku mereka ini kita tangkap menggunakan satelit terus kita tampilkan di layar. Ntar akan ada satu radio yang akan kita anggap sebagai sensor input. 


diatas kita telah memnuhi semua aspek yang fungsionalis inginkan yaitu mental state, input sensorik dan outputnya. Berarti apakah akan seketika muncul kesadaran disana?


Salah satu yang mengatakan iya adalah daniel dannetts, alasan? ya karena memang begitu kesadaran tercipta :V.


Tapi, jujur. bagi saya dan kebanyakan orang dengan intuisi yang telah diberikan, susah membayangkan kalau kesadaran akan muncul. Coba bisa gk kalian bayangkan kesadaran seperti apa yang akan muncul? kan aneh kalau ntar ada yang namanya perasaan negara china ( secara literal ) atau kesadaran dari negara china. Jujur, masih sangat sulit.


nah, itulah eksperimen pikiran otak china. kalau kalian ada pendapat, keluhan, kritikan, saweran, curhatan, dll yang dapat diketik dan ingin disampaikan disini, kalian bisa menggunakan fasilitas kolom komen.


yak, jadi begitu saja dari saya, terimakasih bagi yang telah membaca. sampai jumpa di eksperimen pikiran selanjutnya. Bye ~~

Sunday, May 16, 2021

Berbagai Macam Fallacy dalam Matematika

Hai hai semua . Ketemu lagi sama aye, Admin K yang kece lagi pinter . Tentu saja, masih di blog kesayangan kita yang penuh dengan kebahagiaan ini, KnK Land. Matematika merupakan alat yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Bagaimana tidak? Matematika sering digunakan dalam berbagai macam kebutuhan. Matematika selalu dipake dalam fisika, kimia, hingga ilmu ekonomi bahkan ilmu agama. Di postingan kali ini, aye akan membahas berbagai macam fallacy dalam matematika. Apa sajakah fallacy-fallacy atau pelanggaran-pelanggaran dalam matematika itu? Langsung aja kita cekidoot guys .

Das Kapital Bab 1 : Komoditas

   



 Halo Semua..  Kali ini mimin pingin membahas Bab 1 dari Das kapital buku 1. di bab ini kita akan belajar mengenai komoditas dan ada apa saja di dalamnya. Sebenarnya das kapital bab 1 ada 4 bagian, tapi karen abakalan kebanyakan saya disini akan cuma membahas 3 bagian yang membicarakan soal komoditas. ntar, di postingan selanjutnya baru akan membahas bagian ke-4 yaitu fetitisme komoditas.

 Sebelum kita masuk dalam pembahasan, izinkan saya untuk mengutip beberapa perkataan marx dalam beberapa kata pengantarnya yang menurut saya penting,  marx mengatakan bahwa 

" Das kapital adalah teori yang menggunakan metode analisis yang berbeda, bab-bab pertama dalam buku ini akan sangat sulit dan menakutkan, terutama bagi mereka yang selalu tidak sabar mengambil kesimpulan atau prinsip umum.. Tidak ada jalan yang mudah menuju sains dan hanya mereka yang siap mendekati di jalan yang curamlah yang akan menang". 

Satu lagi pengingat, ingat baik-baik bahwa dalam buku ini metode yang akan sering adalah metode dialektika.

1. Dua faktor dari komoditas : Nilai guna dan Nilai 

  Komoditas adalah titik awal Marx berangkat untuk menganalisis sistem kapitalisme. Marx sendiri memilih ini karena dari keseluruhan sistem kapitalis, yang tampak jelas dan pastinya memiliki bentuk konkritnya adalah komoditas. Juga komoditaslah yang memuaskan kebutuhan manusia yang bermacam ragamnya dari urusan perut sampai ke imajinasi maupun dari konsumsi sampai alat produksi. 

 Tapi, yang perlu digaris bawahi disni adalah Tidak setiap barang merupakan komoditas dan juga tidak setiap komoditas adalah barang. Menurut Marx, sesuatu dikatakan sebagai komoditas jika ia memiliki dua nilai yakni nilai guna ( aspek kualitatif )  dan nilai tukar ( aspek kuantitatif ). Tapi apa itu nilai guna dan nilai tukar?


  Nilai guna ialah nilai yang muncul karena kegunaan benda tersebut, tentu karena merupakan kegunaan, nilai guna hanya akan muncul jika sebuah barang dapat dikonsumsi atau digunakan. misal kita contohkan sebuah teh botol. Sebuah teh botol akan memiliki nilai guna sejauh dia  dikonsumsi dalam hal ini untuk melegakan dahaga akan rasa haus. Nah, Nilai guna dari sebuah benda berhubungan erat dengan nilai tukar.


 Nilai tukar ialah nilai yang muncul karena pertukaran dari benda tersebut, dalam arti lain, sebuah benda memiliki nilai guna sejauh benda tersebut dapat dipertukarkan dengan benda lainnya. Pastilah pertukaran benda mengandaikan kesetaraan, bukan? orang bodoh mana yang ingin menukarkan sebuah benda yang tidak setara ( degnan catatan tidak ada kepentingan lainnya ). Tetapi disini kita dapat langsung mempertanyakan kembali, jika benda-benda dapat setara maka unsur apa yang menyetarakannya ? Unsur tersebut menurut marx tak lain adalah nilai yang menubuh pada komoditas itu sendiri. Nilai dalam artian, semua komoditas haruslah dapat diubah dalam unsur tersebut. Tentu properti fisik dari komoditas akan tereleminasi. Tapi, bagaimana dengan nilai guna? sayangnya nilai guna juga tidak dapat digunakan karena ia merupakan kualitas bukan kuantitas. Jika, begitu maka yang tersisa adalah kerja. 


2. Dua aspek kerja yang mewujud dalam Komoditas

 Tapi bukankah kerja itu memproduksi nilai guna? Tentu bukan kerja konkrit seperti itu yang dikatakan oleh marx. Kerja konkrit disini kerja yang fokus utamanya adalh menghasilkan nilai guna. contoh : kerjanya seorang penenun adlah menghasilkan kain atau seorang pengrajin kayu menghasilkan meja. Bukan, bukan kerja ini yang dimaksudkan oleh marx, kerja ini masih menghasil barang yang berbeda, ia masih menghasilkan meja, baju, dll. Kerja yang dimaksud marx adalah kerja abstrak, kerja yang menghasilkan komoditas yang dihasilkan seorang penenun dan pengrajin kayu menjadi sama. Yaitu menghasilkan bentuk homogen dari komoditas, waktu kerja yang membeku dalam komoditas. Seorang penenun disini tidak menghasilkan sebuah kain tapi lama waktu kerja, begitu pula dengan pengrajin kayu. Kita dapat menyetarakan 1 meja yang jika dikonversi menghasilkan 30 hari waktu kerja dengan 1 kain yang jika dikonversi menjadi 15 hari waktu kerja maka 30 = 2* 15 = 30 sehingga 1 meja = 2 kain.


 Muncul lagi permasalahan disini, berarti apakah komoditas yang dihasilkan oleh seorang yang tidak kompeten itu lebih besar karena memerlukan waktu yang lama? Disini marx berkata bahwa yang dimaksud waktu kerja adalah waktu kerja sosial atau waktu kerja rata-rata dalam masyarakat. Misalkan di sebuah masyarakat yang dominasinya telah menggunakan mesin otomatis yang dapat menghasilkan sebuah meja hanya selama 5 jam, maka walaupun katakanlah, andi membuat sebuah meja dalam waktu 30 hari. Waktu kerja yang berlaku di masyarakat adalah mengikut si waktu mesin otomatis.


Disini berarti ada faktor-faktor lain yang bermain, bukan? Marx menyebutkan faktor-faktor tersebut adalah : Pertama, yaitu tingkat rata-rata keahlian pekerja. Kedua, merupakan tingkat perkembangan sains dan penerapan teknologi. Ketiga, perkembangan organisasi dan proses produksinya, keempat yaitu keluasan dan ketepatgunaan sarana produksi dan Kelima,  kondisi alamiah di suatu lingkungan tertentu.


3. Bentuk Nilai atau Nilai tuka


 a. Bentuk dasar dari Nilai


 Komoditas yang seperti kita tau ia muncul sebagai nilai guna kita dapat mencontohkan besi, kayu, dan bulu domba.  Ini adalah bentuk sedernaha, bentuk alaminya. Tetapi seperti yang tadi kita katakan, komoditas akan menjadi komoditas jika hanya ia memiliki dua karakter alami, yang saat bersamaan merupakan objek dari kegunaan dan pembawa nilai. Maka, dengan kata lain kita dapat mengatakan bahwa barang muncul sebagai bentuk komoditas jika ia memiliki bentuk alami dan bentuk nilai.


 Seperti yang telah kita tekankan diatas nilai adalah waktu kerja yang terobjektifikasi dalam barang. Dalam artian, ia membutuhkan nilai tukar sebagai representasinya, Nilai tukar secara trivial dapat kita katakan sebagai sebuah relasi sosial. Untuk menukarkan sebuah barang kita membutuhkan komoditas yang lain yang dimiliki oleh orang lain, bukan?. Oleh karena itu nilai yang terpatri dalam sebuah komoditas itu bukan material, kita tidak bisa menemukan nilai dengan cara memotong atau menilisik wujud material si barang. Tapi, bagaimana cara kita menetukan nilai dari sebuah komoditas? seperti yang kita katakan tadi, lewat pertukaran nilai direpresentasikan. Relasi pertukaran seperti apa?


 Kita memliki bayak relasi pertukuran, tetapi disini kita terlebih dahulu mulai dari relasi yang lebih sederhana, yaitu relasi antara dua komoditas. relasi ini dapat mengatakan kepada kita bentuk simpel dari satu komoditas. Contoh :


x komoditas A = y komoditas B, berarti x komoditas A bernilai y komoditas B.
( 20 yard linen = 1 jaket, berarti 20 linen itu bernilai 1 jaket )


 dalam bentuk ekuasi simpel ini terdapat dua bentuk lain yang saling bertentangan. yaitu, bentuk relatif dari nilai dan bentuk penyetara dari nilai. Pada contoh diatas, jaket mengekpresikan nilai dari si linen, Nilai relatif mengekpresikan nilai dari sebuah komoditas sejauh dia relatif pada komoditas lainnya yang bekerja sebagai pemenuhan ekpresi. Seperti contoh diatas, nilai dari 20 yard linen jika relatif terhadap jaket adalah 1 jaket. 


 Dua bentuk ini saling berlawanan, dalam artian sebuah komoditas tidak dapat memiliki dua bentuk ini dalam bersamaan, dalam artian kita tak bisa mengepresikan nilai dari 20 yard linen itu sebagai 20 yard linen karena ini hanya merupakan sebuah pengulangan.


Bentuk relatif dari nilai 


 Sebuah benda dapat dikomprasikan secara kuantitatif dengan benda yang lainya jika dan hanya jika benda tersebut dengan benda lainnya dapat direduksi ke unit yang sama.

10 yard linen = 1 jaket atau = 3 jaket atau = x jaket, tak peduli bagaimana bentuk persamaan tetap saja basisnya adlah linen = jaket.


Tapi seperti yang kita bicarakan tadi, dua komoditas ini tidak memainkan peran yang  sama, tadi kita telah membahas bahwa aspek homogen dari semua komoditas adalah waktu kerja, tetapi waktu kerja tidaklah cukup untuk memberikan nilai, untuk memberikan nilai dibutuhkan komoditas lainnya dalam hal ini adalah jaket tadi. ini mengapa disebutkan bahwa linen akan bernilai jika dan hanya jika berelasi dengan jaket. Dan, dikatakan berelasi bila penampakan fisik dari komoditas B mewakili nilai dari komoditas A.  Yang dapat diartikan juga bahwa nilai komoditas A itu diekpresiken melalui nilai guna komoditas B, inilah bentuk relatif nilai !


Tetapi bagaimana konsekuensinya jika katakanlah ada perubahan, disini marx menjelaskan 4 kondisi

.

1. Katakanlah nilai dari sebuah linen berubah sedangkan jaket konstan. Bila katakanlah karena kemunduran teknologi, waktu produksi linen  menjadi dua kali lipat, konsekuensinya adalah persamaannya menjadi 20 yard linen = 2 jaket, mengapa? karena produksi dari 1 jaket sekarang hanya bersisi 1/2 dari 20 yard linen. jika sebaliknya, waktu produksi linen dipercepat menjadi 1/2 , maka jelas bahwa nilai dari linen akan  jatuh 1/2 sehingga persamaannya menjadi 20 yard linen = 1/2 jaket. Jadi, nilai relatif dari komoditas A yang diekspresikan dalam komoditas B, naik dan jatuh sejalan nilai dari komoditas A, jika nilai komoditas B konstan.


2. Katakanlah sekarang nilai dari linen konstan sedangkan jaket berubah. jika waktu produksi dari jaket itu menjadi 2x lipat, maka persamaannya akan menjadi 20 yard linen = 1/2 jaket. bila sebaliknya, wakti produksi jaket menjadi 1/2 lipat, persamaannya menjadi 20 yard linen = 2 jaket. Berarti, jika nilai dari komoditas A konstan,  nilai relatifnya yang diekspresikan di komoditas B akan naik dan turun secara berbanding terbalik dengan perubahan nilai dari komoditas B.


3. kedua komoditas sama-sama berubah secara proporsional. maka persamaan diatas yaitu 20 yard linen = 1 jaket,  Perubahan mereka akan terlihat bila ada komoditas lain atau c yang konstan.  Bila kesemua komoditas yang ada di dunia berubah secara proposional, nilai relatif mereka tak berubah tapi perubahannya nilainya terekpresikan dengan penambahan atau pengurangan dari komoditas yang memerlukan waktu yang sama.


4. Kasus-kasus yang lainnya dapat kita analisa dengan menggunakan ketiga kondisi diatas.


Bentuk ekivalen dari nilai


 Jaket sebagai bentuk ekivalen dari nilai memang bisa mengekpresikan nilai dari linen ( yang tertanam di linen ).  Tapi pada dirinya sendiri jaket tidak bisa mengekrpesikan besaran dirinya sendiri. Kita dapat mencontohkan ini dengan sekarung beras, sekarung beras karena ia merupakan benda fisik dan sulit idangkat pasti memiliki berat tetapi berat ini tak dapat kita lihat atau sentuhkan? kemudian kita ambil sebuah besi yang beratnya telah ditentukan sebelumnya. Sekarung beras selama kita relasikan dengan seuah besi tadi, dimana besinya menjadi alat penentu maka, kita dapat mengukur beratnya sekarung beras. Disini terlihat bahwa besi tersebut tidak lain dan tidak bukan hanya merupakan bentu manifestasi dari berat. semua benda yang berelasi dengan besdi tadi mau itu sekarung beras, mobil, dan lain-lainnya selama dia ( secara objektif ) mempunyai berat maka beratnya dapat ditemukan.


 Perbedaan dari analogi tadi adalah jika berat merupakan properti alam maka nilai merupakan relasi sosial. 


b. Bentuk total atau perpanjangan dari nilai 


x kom A = y kom B, atau = z kom C, dan lain-lainnya.


bentuk relatif


Jika pada bentuk dasar yang terjadi hanya antar 2 komoditas, maka pada bentuk perpajangan ini relasinya adalah dengan seluruh komoditas. Disini tidak hanya jaket, semua komoditas menjadi cermin bagi nilai linen. hubungan antara dua individu komoditas-pemilik menghilang. Kini menjadi polos, bukan pertukaran yang menentukan besarnya nilai tapi besarnya nilai yang menetukan nilai pertukaran.


bentuk ekivalen


 Jaket, mobil, topi, dan seluruh komoditas disini sama-sama menjadi bentuk ekivalen dari linen atau nilainya linen. Tidak seperti hubungan linen dan jaket dimana linen dapat terwakilkan dengan waktu kerja membuat jaket. Pada bentuk ini waktu kerja konkrit tercampur dengan tak terhingganya kerja konkrit pada komoditas lain.


Cacat dari bentuk perpanjangan 


 Memang bentuk ini dapat menjelaskan nilai lebih baik, tetapi tetap masih ada kekurangan yang membuatnya tidak cocok utuk digunakan.

1. Dalam sudut pandang bentuk nilai relatif, deret yang merujuk ekpresi dari relatif tak terhingga atau tak pernah mencapai akhir, dengan kata lain tidak ada satu ekpresi umum yang menggambarkan keuniversalan. sedangkan,


2. dari sudut pandang bentuk ekivalen, disini terdapat banyak ekivalen dimana antara mereka saling tidak terkait maka berarti kerja yang tertanam adalah kerja partikular ( kerja konkrit ) bukan kerja abstrak, memang totalitas tapi hanya totalitas di bentuk partikular dengan ketiadaan kesatuan internal ( dari dalam ).


c. Bentuk umum dari Nilai


 Bentuk dari perpanjangan itu merupakan penjumlahan dari bentuk dasar, seperti:


20 yard linen = 1 jaket
20 yard linen = 1 Gaun


dan bentuk diatas mengindikasikan relasi ekivalen berarti mereka dapat dipertukarkan


1 jaket = 20 yard linen
1 Gaun = 20 yard linen 


jika terapkan kebalikan ini ke semua komoditas maka akan menjadi :




Sekarang komoditas dapat diekpresikan dalam bentuk simpel karena dalam satu komoditas dan bentuk utuh karena terekepresikan dalam komoditas yang sama.


Pada bentuk baru ini kita telah mendapatkan nilai dari semua komoditas di dunia dari satu jenis komoditas yang terpisah olehnya. Melalui linen, semua komoditas dapat mengekpresikan nilainya dengan merujuk ke kesamaannya dengan linen, dari sini juga nilai guna tidak diturunkan dari nilai guna dirinya sendiri tetapi dari nilai guna setiap komoditas. refleksi dari nilai linen ini dapat diterapkan ke semua komoditas, sehingga antar komoditas non-linen dapat melakukan pertukaran misal 2 ons gold = 1/2 ton besi. 


Aspek-aspek dari dua bentuk tadi terdapat didalam bentuk baru in, yaitu irreversibel, kontradiksi, dan refleksi dari bentuk dasar, serta totalitas dan aspek ketakterhingaan dari bentuk perpanajangan. Aspek lain yang muncul unik dari bentu ini adalah peran linen sebagai mediator universal. Untuk setiap komoditas non-linen dapat dipertukarkan antar sesamanya. Komoditas-komoditas tersebut harus terlebih dahulu mendapatkan nilainya, nilai tersebut pastilah didapatkan dari cerminannya atau bentuk ekivalennya, dalam kasus diatas adalah linen.


4. Bentuk Uang 


 Bentuk Uang akan terbentuk bila salah satu komoditas memenangkan komoditas lainnya sebagai bentuk ekivalen universal, derajat akan berubah dari komoditas menjadi uang. berarti simpelnya, bentuk uang adalah bentuk umum dimana bentuk ekivalennya adalah uang. 



Untuk uang segini dlu, untuk bagaimana dampak uang bagi kehidupan sosial dan masyarakat kapitalis ini ntar akan dibahas dalam fetitisme komodits sedangkan sirkulasi uang akan dibahas pada bab 3.


Oke siip, sekian postingan aye kali ini, terimakasih bagi yang sudah membaca, moga bermanfaat bagi kalian semua. Kalau ada pertanyaan dan sanggahan bisa ditulis dikolom komentar, sampai jumpa di postingan fetitisme komoditas ~~


referensi :

[1] University of Texas. (n.d.). Chapter 1. The University of Texas at Austin. Retrieved May 16, 2021, from http://la.utexas.edu/users/hcleaver/357k/357ksg01.html

[2] Marx, K. (1976). Capital (1st ed., Vol. 1) [E-book]. Penguin Classic. https://www.penguin.co.uk/books/35192/capital/9780141920603.html

[3] Fine, B., & Saad-Filho, A. (2004). Marx’s Capital (4th ed., Vol. 0). Pluto Press. https://doi.org/10.1007/978-1-349-19980-8

[4] Class 01 Reading Marx’s Capital Vol I with David Harvey. (2010, October 28). [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=gBazR59SZXk&t=1s

[5] Filsebat. (2020, July 15). DAS KAPITAL: Chapter 1 | FILSEBAT | Francesco Hugo [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=lh08k5DEuJI

Friday, May 14, 2021

Sebuah Huruf Hanzi

Thursday, May 13, 2021

"Ambil Sebarang Bilangan Rasional" Simulator

"Ambil Sebarang Bilangan Bulat" Simulator

Wednesday, May 12, 2021

Caramelt - Chapter 26 (Jamuan Istana)

Serba-Serbi Tentang Himpunan

Hai hai semua . Ketemu lagi sama aye, Admin K yang keyen lagi kuul . Tentu saja, masih di blog kesayangan kita yang penuh dengan canda tawa ini, KnK Land. Kali ini, aye akan membahas lagi tentang matematika buat mempromosikan kepintaran aye dalam bermatematika, muehehe. Di postingan ini, aye akan berusaha menjelaskan secara lengkap mengenai himpunan. Aye harap postingan ini bisa bermanfaat dan kalian semua bisa paham ya, hehe. Oke, langsung aja, kita cekidoot ke postingannya .

Tuesday, May 11, 2021

Tips Bangun Pagi

Bangun Pagi
Duarr kemem

 

Hai hai semua . Ketemu lagi dengan aye, Admin K yang kece lagi pinter. Tentu saja, masih di blog kesayangan kita yang penuh dengan kehebatan ini, KnK Land. Bangun pagi merupakan aktivitas yang sangat tidak menyegarkan. Meskipun tidak menyegarkan dan mengenakkan, ternyata banyak orang di dunia ini senang bangun pagi entah karena terbiasa, suka aja, atau mungkin terpaksa karena tuntutan pekerjaan ataupun pendidikan. Ya, mau bagaimana lagi, kita hidup dalam masyarakat yang memuliakan orang-orang yang bangun pagi. Nah, di postingan kali ini, aye akan memberikan tips ajaib bangun pagi biar bisa beneran bangun. Apa saja tipsnya? Langsung aja kuy, kita cekidoot .


Saturday, May 8, 2021

Truth

Thursday, May 6, 2021

Daftar Warna-Warna Random Dan Namanya Part 6

 

warna random


Hai hai semua ^_^ Aye admin K. Aye kembali lagi mosting tentang warna-warna random dan namanya dan sekarang udah part 6. Jangan lupa juga baca part-part sebelumnya. Kali ini, aye bakal ngebahas 5 warna.

Wednesday, May 5, 2021

Pengkategorian Kata

Hai.. hai.. kali ini aye ingin membahas tentang pengkategorian kata dan makna tapi disini ane bahasnya menggunakan pendekatan bahasa indonesia. Untuk pendekatan mantiqnya antum bisa lihat disini : kata dan makna dalam ilmu mantiq - KnK Land.  MARI LANGSUNG SAJA


Kata adalah kumpulan beberapa huruf yang memiliki makna tertentu. Kata itu sendiri memiliki 2 aspek utama yaitu: Aspek bentuk dan Aspek isi.


 Aspek bentuk adalah aspek yang mewakili sesuata yang dapat di pancainderakan, umunya adalah indera penglihatan dan pendengaran. Seperti tulisan dan suara. Sedangkan,  aspek isi adalah aspek yang mewakili isi atau makna suatu kata, atau sesuatu yang dapat menimbulkan respon dari pikiran pendengar atau pembaca. Misal, ketika saya menuliskan kata "telepon" maka dalam benak/pikiran kalian akan mengambil respon bahwa "telepon" merupakan sebuah benda dengan bentuk tertentu yang dipakai untuk berkomunikasi  ( walaupun respon ini bukan respon langsung ). 


 Selanjutnya, Aspek isi yang berada dalam kata sangat berhubungan langsung dengan makna yang ada dalam kata tersebut. yang dimaksud dengn makna yaitu  hubungan antara bentuk dan acuan ( refferan ). Seperti misal, kata "telepon" diatas, makna dari kata "telepon"  berarti adalah hubungannya yang  mewakilkan benda telepon ( dalam dunia riil) .  Lebih jauh, makna umumnya dibagi menjadi dua kategori, yaitu: makna denotatif, dan makna konotatif.


Makna denotatif , makna yang secara lugas mengacu pada refferen atau acuan, contohnya adalah kata "telepon" tadi.  Sedangkan,


 Makna konotatif , makna yang hubungan antara bentuk dan refferannya itu dipengaruhi oleh emosi tertentu maka dapat berarti tidak secara langsung mengacu/ atau bahkan sama sekali tidak mengacu pada refferannya. misal, kata "makan" pada kalimat " kecelakaan memakan korban " itu bukan berarti secara literal artinya korban itu dimakan oleh kecelakaan. Disini tidak mengacu langsung pada referennya, kata "makan" dalam kalimat tersebut memiliki makna "mengakibatkan". Contoh lainnya adalah kata "kamar kecil" untuk beberapa konteks kata "kamar kecil" itu berarti wc. Oleh karena, sering dikatakan bahwa makna konotatif ini diciptakan/ditentukan oleh sikap sosial masyarakat dalam keadaan tertentu atau waktu tertentu.


Selain diatas, makna juga dapat digolongkan berdasarkan acuannya. Umumnya penggolongan ini menghasilkan dua kategori, yaitu: makna umum dan makna khusus. Dikatakan makna umum karena makna tersebut memiliki cangkupan yang luas atau makna tersebbut dapat dirincikan lagui. Misal kata "ikan", kata "ikan" dapat mencangkup ikan gurame, ikan kakap, ikan tongkol, dan lain-lainnya. Sedangkan makna khusus adalah kebalikan dari makna umum. Dari contoh tadi, ikan gurame adalah contoh makna khusus. Sebenarnya ini sama saja dengan pembedaan dalam kulli dan ju'zi dalam ilmu mantiq. 


Untuk kata, kata juga dapat dikategorikan menurut gampang atau tidaknya diserap panca indera. ini menghasilkan dua kategori yaitu abstrak dan konkret. Dikatakan kata konkret bila ia gampang diserap panca indera sendakan abstrak sebaliknya. contohnya adlah kata "kursi",  merupakan kata konkret karena acuannya adalah hal konkret di dunia riil yaitu benda kursi. Lain halnya dengan kata "perdamaian" yang acuanya bukan berasal dari dunia konkret.


Mengenai pengkategorian kata, hanya segini yang aye dapat sampaikan. Bila temen-temen punya pengkategorian kata lainnya. Bisalah ditulis di kolom komentar.

Monday, May 3, 2021

Determinan Matriks 3x3 dengan Metode Sarrus


Hai hai semua ^_^ Aye Admin K. Kali ini aye akan melanjutkan tentang postingan cara mencari determinan matriks. Sebelumnya, aye sudah membahas cara mencari determinan matriks 1×1 dan 2×2. Nah, sekarang yang 3×3.

 

Sunday, May 2, 2021

"Ambil Sebarang Bilangan Asli" Simulator

Saturday, May 1, 2021

Dwi Satya Pramuka

Friday, April 30, 2021

Download File PowerPoint Materi PAI Hakikat Kufur, Syirik, Nifaq, Bid'ah, Fisq (Fasiq), dan Zulm (Zalim)

 

Hai hai semua ^_^ Aye Admin K. Aye kembali lagi membagikan file powerpoint PAI. Kali ini adalah materi hakikat kufur, syirik, nifaq, bid'ah, fisq, dan zulm. Langsung aja disedot di link gan.

Friday, April 23, 2021

Cabang-Cabang Ilmu Kimia

 

zat kimia


Hai hai semua ^_^ Aye Admin K. Kali ini aye akan membahas tentang cabang-cabang ilmu kimia. Apa saja cabang-cabangnya? Langsung aja kita cekidoot.

Thursday, April 22, 2021

Caramelt - Chapter 25 (Undangan Makan Malam)

Chapter 24 (Listrik Melawan Air)

 

New dan Drip bertarung melawan Kyle. Drip pingsan dan New hampir saja diserang oleh Kyle. Untung saja, ratu Oktavia datang ke area pertarungan dan menghentikan Kyle.

三年大饥荒 (Sān nián dà jīhuang)

 


Orang Tionghoa menyebut bencana ini sebagai 三年大饥荒 (Sān nián dà jīhuang) yang berarti "3 tahun kelaparan besar-besaran". Kelaparan ini disebut sebagai kelaparan terparah dalam sejarah dunia yang disebabkan oleh manusia. Tidak ada yang tahu jumlah pasti kematian akibat kelaparan hebat ini. Beberapa menghitung 15 juta hingga 55 juta melayang dalam kelaparan ini.

Pembuktian Sifat Identitas Trigonometri Kuadrat Sang Sinus Ditambah Kuadrat Si Kosinus Adalah Satu (Identitas Pythagorean)

 

Identitas Trigonometri


Hai hai semua ^_^ Aye Admin K. Kali ini aye akan membuktikan salah satu identitas trigonometri. Kok bisa yah sin² x + cos² x = 1? Bahkan ini berlaku untuk setiap besar sudut x. Kok bisa yah? Berikut buktinya.

Tuesday, April 20, 2021

Hadits Hasan



Hadits Hasan (bahasa Arab: الحديث الحسنAl-Hadîts al-Ḥasan) adalah tingkatan hadits yang ada di bawah hadits Shahih. Menurut Imam Tirmidzi, hadits Hasan adalah hadits yang tidak berisi informasi yang bohong, tidak bertentangan dengan hadits lain dan Al-Qur'an dan informasinya kabur, serta memiliki lebih dari satu Sanad. Selain itu, menurut Abdul Karim, hadits Hasan juga merupakan hadits yang diriwayatkan oleh rawi terkenal dan disetujui keakuratannya oleh sebagian besar pakar hadits yang tingkatannya berada di bawah hadist shahih dan berada di atas hadist dhaif. 

 

Catur For Dummies - Seri 3 (Gerakan Ratu/Menteri)

 


Hai hai semua ^_^ Aye Admin K. Kembali lagi di seri Catur For Dummies. Kalo sebelumnya aye udah ngebahas tentang gerakan pion dan gerakan pion dan gerakan raja. Nah, kali ini, aye bakal ngebahas tentang gerakan ratu atau menteri (bahasa Inggrisnya Queen). Okeh, langsung aja yah kita cekidoot.

Operasi pada Matematika Part 2 (Perpangkatan)

 

pangkat

Hai hai semua ^_^ Aye Admin K. Pada tahun 2018, aye pernah membuat postingan tentang operasi pada matematika yang part 1. Wah, lama banget yah, udah bertahun-tahun tapi belum keluar-keluar part 2-nya. Nah, oleh karena itu aye inisiatif untuk membuat part 2-nya yang gak panjang-panjang, hanya ngebahas satu operasi saja yakni operasi perpangkatan.

Monday, April 19, 2021

Cara Menggambar Grafik Fungsi (Part 1 - Cara Klasik)

 

Grafik Fungsi


Hai hai semua ^_^ Aye Admin K. Kali ini aye akan membahas cara menggambar grafik fungsi. Mungkin kalian merasa sangat kesulitan dan pengen meronta-ronta saat ingin menggambar grafik fungsi. Kalau begitu, postingan ini sangat cocok sekali banget bagi kalian yang mengalami kegundahan dan kegelisahan tersebut. Jika seandainya kalian udah baca postingan ini dan masih saja kesulitan maka itu kesalahan kalian sendiri karena telah lahir di dunia ini dan tidak mengonsumsi banyak nutrisi penunjang otak sehingga kalian harus menyerah untuk belajar menggambar grafik fungsi. Namun, kalau kalian masih belum menyerah, kalian bisa baca postingan ini lagi dan lagi, atau cari bahan materi yang lain.

Sunday, April 18, 2021

Pengantar Aljabar Abstrak, Pembahasan Grup (Definisi Grup)

aljabar abstrak
Hai hai semua . Ketemu lagi sama aye, Admin K yang kaya lagi berkelas . Tentu saja, masih di blog kesayangan kita yang penuh dengan ribuan pengunjung ini, KnK Land. Kali ini, aye akan ngebahas tentang salah satu bidang matematika yang matematika banget yaknil aljabar abstrak. Hmm, nama yang mengerikkan ya untuk suatu bidang dalam matematika. Oleh karena itu disini aye akan memperkenalkan dasar aljabar abstrak dimulai dari membahas tentang grup. Seperti kata pepatah, "Tak maka tak berani", marilah kita berkenalan dulu dengan aljabar abstrak. Langsung saja kita cekidoot .


Friday, April 16, 2021

Cinta


Diamlah! Hanya yang mencintai yang tau, keindahan yang dicintai. - Layla


Seberapa banyak lagi senja yang harus aku lalui, seberapa sering lagi malam yang harus aku lewati, menghitung satu per satu bintang di langit, menunggu bulan purnama datang setelah berhati-hati. Puisi sudah sering aku tulis, secangkir kopi sudah banyak yang aku habisi, musik dan liburan aku lewati sendiri. Tak, tak ada yang benar-benar aku nikmati.


Sebab harta mereka tertawa. Dunia digenggamnya karena setumpuk uang di sakunya. Mulai bercerita sudah setinggi mana pencapaian mereka, sudah sejauh mana hotel yang mereka kunjungi. Tak pernah lupa dalam men"story"kan kegiatannya sebagai bukti dan bekal eksistensi untuk dipuji. Tak, tak terbersit dalam hidupku untuk melakukannya.


Selalu berdoa kepadanya sembari mempersiapkan diri menjadi paling suci di dunia. Sebab kefanatikannya yang membuat diri mereka paling tinggi dari yang lain. Mereka semua salah, kelompok kami yang paling benar, mereka semua berdosa, maka ikutilah jalan kami. Semua yang bersebrangan dengan kami akan selamanya menjadi sesat dan terkutuk. Tak, tak ingin aku menjadi bagian dari mereka. Sungguh.


Ada yang karena sedang menyukai seseorang menyebabkan dirinya berubah menjadi puitis dan romantis, ada juga yang tiba-tiba menjadi dewasa dan gagah, ada lagi yang malah menjadi manja dan serba takut. Hidup ini hanya tentang dia, dan semua yang berhubungan dengan dia adalah kenikmatan hidup. Tak, tak pernah bisa aku seperti itu.


Seringkali kita terjebak dalam satu realitas dimana mau tidak mau kita harus ada di dalamnya. Mengeluh tentang betapa menyebalkannya orang-orang tadi adalah kesia-siaan. Memaksa orang-orang tadi berubah sesuai keinginan kita malah semakin membuat kita terlihat bodoh. Bingung akan bercerita pada siapa karena semua orang adalah penjara bagi kita. Sadarlah, saat ini dirimu objek, bukan lagi subjek.


Jadilah seperti aku, ikutilah perintahku. Bukan seperti itu! Harusnya kau begini! Semakin dibebaskan orang-orang malah akan semakin bimbang, menjiplak siapapun yang mereka mau sebagai pedoman kehidupan. Berita yang kian semrawut sebab semua hal dirasa perlu. Kita asing dalam khayal kita sendiri. kita pusing dalam lamunan kita sendiri. Dan kita sakit karena obat yang kita buat sendiri.


Bukankah kita selalu membicarakan tentang kebenaran dan kebaikan. Sesempit perdebatan antara baik dan buruk, benar dan salah, munafik dan jahat. Ada kalanya kita perlu membuka opsi ketiga, keempat atau kesepuluh. Tak apa, masalah beda akan ku bela, masalah doa akan aku jaga, tapi masalah yang lebih besar aku pasrahkan kepada yang Maha Besar. Coba katakan, "kemungkinan kita ini benar" Jangan lagi "saya paling benar." Agar kelak saat kau sendiri, aku bisa menemanimu.


Kesukaan kita tidaklah sama, selera kita juga berbeda, cara kita hidup dan menikmati hidup tentulah lain. Mari berlaku adil, jika kau besar akan aku kasih bagian terkecil, jika kau kecil akan aku kasih bagian terbesar. Hidup tentulah kompleks, apa yang merupakan kesenangan orang lain ya terima itu sebagai fakta yang ada walaupun menurutmu itu tidak menyenangkan sama sekali.


Pilih, konsekuen, dan tengok sebelah. Kasih juga sedikit cinta. Jangan bilang kau tak punya cinta, sebab dengan hidup kau telah membuktikannya. 




Raihan Immadu.

Pamulang, 16 April  2021

Selamat membaca.

Semoga bahagia.



Thursday, April 15, 2021

Permainannya Simpel, Ubah Aturan Permainannya, Mainkan Game Puzzle Asah Otak Unik Baba is You

 


Hai hai semua ^_^ Aye Admin K. Di postingan kali ini, aye akan membagikan salah satu game unik penghilang bosan dan stres tapi juga bisa bikin stres. Nama game ini adalah Baba is You. Konsep game ini memang sangatlah unik dimana kita dibolehkan mengubah aturan bermain dalam permainan. Di setiap level, aturan permainan tertuliskan dalam bentuk blok-blok yang bisa dimanipulasi dengan didorong-dorong. Dengan hanya sesimpel dorong blok, kau bisa mengubah dirimu jadi batu, mengubah rumput jadi rintangan panas yang berbahaya, bahkan kau juga bisa mengubah objek yang dijadiin goal dalam permainan.

Sunday, April 11, 2021

Bilangan Dominasi Persekitaran Pada Graf Lengkap dan Graf Bipartit Lengkap

 

 

Given graph with set of vertex and set of edge . Set subset of is called domination set if every point in is adjacent with at least one point in in graph . The minimum cardinality of all set of domination graph is called domination number. Let be a subset of , set is called a neighborhood set if with induced subgraph of . The minimum cardinality of all the neighborhood set of graph is called the neighborhood number. There are several types of neighborhood domination number depending on the parameters. In this paper we examine the transversal neighborhood domination number and global neighborhood domination number in complete graph and complete bipartite graph.