Hai hai semua
Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.
Sinopsis:
Pada zaman dahulu kala, hiduplah 3 bangsa besar, Bangsa Lunala, Bangsa Majora, dan Bangsa Meika. Ketiganya hidup dengan damai dalam keharmonisan. Namun, semuanya berubah sejak 5000 tahun yang lalu. Terjadi bencana dimana-mana. Itu semua ulah dari Bangsa Majora. Untung saja Bangsa Lunala banyak yang mengungsikan diri. Namun, sayang sekali, Bangsa Meika banyak yang menjadi korban bencana. Bangsa Meika pun memutuskan untuk meminta bantuan iblis dengan mengorbankan seribu orang tumbal untuk melawan Bangsa Majora. Bangsa Majora pun semakin sedikit karena dibantai iblis lalu sisa-sisa bangsa Majora dijadikan budak oleh Bangsa Meika. Beberapa tahun kemudian, karena kutukan iblis, Bangsa Majora dan Bangsa Meika pun dianggap punah.
Hai semua ^_^ Aye Admin K. Kali ini aye kembali lagi bakal ngepost tentang math. Kali ini level materi math yang bakal aye bahas disini lumayan advance. Di postingan ini kita akan membuktikan suatu persamaan yang melibatkan jumlahan parsial deret hiperharmonik (deret-p) serta fungsi Zeta (atau Riemann-Zeta). Nah, persamaan yang akan kita buktikan kali ini adalah eng ing eng...
Misi Justice Party di Mana Utara hampir selesai. Namun, tanpa disangka salah satu anggotanya, Aporna berkhianat dan berencana untuk membebaskan Drip dan New yang akan dieksekusi oleh mereka. Sementara itu, Adruga yang sedang membantu kepolisian mengalami masalah karena penjara Saddy Prison diserang oleh orang-orang berjubah hitam dari organisasi Genesis.
Kripke pada tahun 1979
menerbitkan sebuah puzzle tentang kepercayaan ,yang bertujuan untuk
mematahkan serangan terhadap teori Millian. bahwa absurditas yang terjadi dalam
konteks propositional attiude ( proposisi dalam konteks mental/sikap ) itu
bukan hanya terjadi karena asumsi tranparansi Nama ( koreferensial dapat dipertukarkan secara salva
veritate ). dalam puzzle, kripke menunjukkan bahwa bila asumsinya pun ditolak,
absurditas tetap akan terjadi.
konteks puzzle adalah perbedaan pendapat antara Millian
dan Frege-Russel tentang Nama. Pada Miliian, Nama hanya dianggap sebagai
penunjuk dari objek acuan. Ini sangat berbeda pada pandangan Frege – Russel yang menyatakan bahwa sebuah
Nama memiliki properti-properti yang akan secara unik menunjuk objeak acuan . Misal nama Andi, pada pandangan millian
nama andi hanya sekedar label/denotasi dari ‘Andi ’. Sedangkan pada Frege –
Russel nama Andi merupakan singkatan dari properti-properti yang secara unik
akan menunjuk kepada Andi. Misal kita asumsikan ‘Andi’ adalah
raja perancis saat ini tang botak. maka menurut pandangan Frege – Russell
nama Andi merupakan singkatan dari raja perancis saat ini. atau secara rigor
menggunakan logika tatanan pertama dapat dituliskan (∃x)(Fx&(for all y)(Fy → x =
y) & Bx ) yang kira-kira bila diterjemahkan menjadi : ada x dimana x adalah raja
perancis saat ini dan untuk semua y jika y adalalah raja perancis saat ini maka
x sama dengan y dan x berkepala botak. Menggunakan pernyataan-pernyataan
diatas. alhasil pada Millian, Nama dapat dipertukarkan secara salva veritate (penukaran
tingkat atribut ) sedangkan pada Frege – Russel hal ini mungkin tidak dapat
terjadi. contoh : pada Cicero dan Tulius jika kita memakai pandangan millian
maka keudanya dapat dipertukarkan secara salva veritate . misal Cicero
berkepala botak, maka nama ‘Cicero’ dapat dipertukarkan dengan ‘Tulius’
sehingga kalimatnya menjadi Tulius berkepala botak. hal ini tidak terjadi pada pandangan Frege –
Russel dikarenakan bisa saja properti dari nama Cicero dan Tulius itu berbeda.
Dan karena puzzle kripke ini berhubungan dengan
propositional atittude ( proposisi sikap/mental ). Maka kali ini akan terlebih
dahulu membahas de re dan de dicto . perbedaan dari keduanya
terletak di cangkupan. Jika de re
memiliki cangkupan yang luas maka de dicto memiliki cangkupan yang kecil. misal
pada kalimat Ralph percaya bahwa seseorang adalah mata-mata. Jika membaca kalimat ini dengan de dicto maka dapat dibaca menjadi terdapat seseorang
yang Ralph curigai sebagai mata-mata ( mungkin si andi ). sedangkan pembacaan
de re akan menjadi Ralph percaya terdapat seorang mata-mata. lebih jauh, masing-masing secara rigor dapat dituliskan
menjadi : (there is exist x) (Ralph
percaya bahwa x adalah mata-mata ) dan Ralph percaya bahwa (there is exist x) (x adalah
mata-mata). coba perhatikan kedua
ekpresi, yang membedakan kedua ekpresi adalah cangkupan x-nya.
Terakhir, Sebelum masuk kepada puzzle. akan diasumsikan 2
prinsip yang harus terpenuhi.pertama adalah disquotation principle ( prinsip
diskuotasional ), yang mengatakan bahwa “ jika penngujar secara reflektif,
jujur dan dengan menggunakan bahasa standar mengasersi P maka dia percaya P “ . Ini dibutuhkan untuk menghilangkan
ambiguitas. misal pada kalimat London adalah kota yang indah maka pengunaan
london disini adalah sama seperti pengunaan london pada umunya dan indah
berarti merupakan atribut dari keindahan. harus refleksif ( secara sadar,
hati-hati, dan rasional ) agar menghindari sesat pikir serta jujur aqtau kalimat yang dia nyatakan itu bukan sekedar
sarkasme atau bohongan. sebagai tambahan
berlaku bikondisional pada prinsip diskuotasional
yang menyatakan bahwa
“ seorang pengujar
yang tanpa keraguan dapat dikatakan jujur dalam menyetujui ‘p’ jika dan hanya
jika ia percaya bahwa p “ . mempertegas bahwa dia yakin
tanpa keraguan tanpa harus mengulangi sekali lagi perkataannya ( mungkin si
pengujar malu ).
kedua adalah prinsip penerjemahan yang menyatakan “jika sebuah kalimat pada suatu
bahasa mengekspresikan kebenaran pada bahasa tersebut, maka terjemahan dalam
bahasa manapun juga mengekspresikan kebenaran “. Ini berfungsi untuk menjaga tujuan dalam
penerjemahan dari bahasa asli ke bahasa lain.
Puzzle dimulai dari sebuah cerita tentang seorang pemuda
monolingual bernama Pierre yang tinggal di kolong jembatan di paris. Perancis
kala itu sedang di landa sebuah krisis dan gejolak pemberontakan. singkat kata,
Pierre hidup dalam kemisikinan dan kesusahan. Pierre yang resah mencari makanan
kesana kemari sering memungut kertas koran yang tersebar di jalanan, pada
banyak koran yang ia lihat. Pierre takjub oleh sebuah kota yang bernama
Londreas. Koran menggambar Londres seperti taman eden yang berisi kastil-kastil
megah dan pepohonan yang rimbun. Bagi Pierre disana adalah surga, tak ada
kelaparan maupun penyakit. Pierre sering bercerita pada teman-temannya sewaktu
hendak tidur bahwa “ Londres est jolie “.
dalam bulan-bulan selanjutnya, pembrontakan kian memanas, Pierre yang
sudah tidak tahan lagi hidup nestapa akhirnya memutuskan untuk pergi
meninggalkan paris dengan menumpang kereta kuda. kebetulan kereta kuda tersebut hendak
mendistribusikan makanan ke inggris. singkatnya, Pierre dengan mengikuti rute
kereta kuda tiba di Inggris. disana Pierre memutuskan untuk mengikuti massa
pekerja ke kota London untuk mencari pekerjaan. Naasnya, disana ia tertimpa
nasib yang sama bahkan lebih buruk. tidak berubah masih tinggal di kolong
jembatan. disana ia mendapatkan gaji rendah dan bahkan sering ditipu oleh pemilik
pabrik dikarenakan Pierre tidak dapat berbahas inggris. kebiasaannya pun masih
sama sebelumm tidur Pierre membisikan dengan lembut pada dirinya sendiri bahwa
“ Londres est jolie “. Pierre meniatkan dirinya untuk belajar bahasa inggris via
secara langsung seperti bayi. berbulan – bulan kemudian hidup Pierre mulai
membaik dikarenakan komunikasinya membaik. Kini ia tinggal di Darmouth, berprofesi sebagai seorang pemilik toko.
Suatu hari seorang pelanggannya berkata bahwa ia ingin merantau ke London untuk
memperbaiki hidupnya. Pierre yang masih mengingat pengalaman kesulitannya
sewaktu di kota London berkata “ London is not pretty “. dan menyarankan
pelanggannya itu untuk tidak pergi ke London.
Pada cerita diatas dengan pembacaan de dicto dan de re,
kita bisa mengambil beberapa asersi, yaitu :“Londres ist jolie” dan “ London is
not pretty “. Pada kalimat “ Londres ist
jolie “ dapat diterapkan prinsip
penejemahan menjadi “ London is pretty”.
dan keduanya jika digunakan prinsip dikuotasional dapat terbentuk sebuah
pernyataan “ Pierre percaya bahwa London is pretty “ dan “ Pierre percaya bahwa
London is not pretty “. pertanyaan yang diajukan kripke adalah jika Pierre
tidak pernah menggantikan kepercayaan
yang telah dia buat sewaktu berada di perancis. lalu, Apakah Pierre mempercayai London is pretty
atau tidak? . Jika anda jawab tidak dengan berdalih bahwa ia tidak mempercayai lagi London is
pretty/Londres ist jolie karena telah tinggal di inggris dan berbahasa inggris.
maka ini seperti saja mengatakan bahwa Pierre telah mengganti kepercayaan.
jawaban ini tidak bisa dibenarkan karena pierre mengaku bahwa ia tidak pernah
mengganti jawabannya. jika anda jawab iya karena berdalih bahwa Pierre percaya
London is not pretty karena masa lalunya di perancis. ini juga bukan jawaban
yang memuaskan karena kepercayaan baru Pierre ini sama dengan kepercayaan
tetangga-tetangganya di London. bila kita asumsikan Pierre disambar listrik
sehingga semua ingatannya masa lalunya di perancis terhapus maka Pierre akan
tetap pada kepercayaannya karena Pierre nantinya juga akan memiliki kepercayan
dan pemikiran yang sama dengan tetangganya. jika anda menerima kedua
kepercayaan Pierre maka saya bisa saja mengasumsikan Pierre ternyata adalah
Logikawan sehingga dia tidak akan pernah membiarkan dirinya memiliki
kepercayaan yang saling berkontradiksi. jawaban bahwa pierre memiliki dua
kepercayan tsb pun ini pun tidak memuaskan.
lewat puzzle ini Kripke berhasil membuktikan ( self claim
) bahwa absurditas akan tetap terjadi tanpa mengasumsikan adanya pertukaranan
nama ( transparansi nama ). Tidak ada
dua buah nama atau lebih yang menunjuk pada objek sama dalam cerita Pierre,
hanya ada satu nama yaitu London/Londres. Sekian...
Referensi :
Ryckman, Thomas C. "Proper names, beliefs, and
definite descriptions." (1984). Doctoral Dissertations 1896 - February
2014. 1789. https://scholarworks*umass*edu/dissertations_1/1789.
Quine,
W. V. “Quantifiers and Propositional Attitudes.” The Journal of Philosophy,
vol. 53, no. 5, 1956, pp. 177–187. JSTOR, www*jstor*org/stable/2022451
Kripke, S.A. (1979) A Puzzle about Belief. In: Margalit A. (eds) Meaning and Use. Synthese Language Library (Texts and Studies in Linguistics and Philosophy), vol 3. Springer Dordrecht. https://doi*org/10*1007/978-1-4020-4104-4_20
Smit,
JP. "Some Lessons from Kripke’s A Puzzle
About Belief." Stellenbosch Papers in Linguistics [Online],
40 (2011). https://doi*org/10*5774/40-0-38.
Hai semua ^_^ Aye Admin K. Kali ini, aye bakal ngeshare soal-soal fisika dasar kuliahan sebagai bahan latihan, sangat cocok bagi kalian yang maba di fakultas MIPA terutama jurusan fisika-fisikaan. Soal-soal disini dibagi ke dalam berbagai bidang. Baiklah, langsung saja cekidoot.. Oh ya, soal-soal di post ini juga suatu saat akan ditambah. Jadi, kalian juga bisa balik lagi kesini kalau mau.
Hai semua ^_^ Aye Admin K. Yap, kali ini aye bakal share lagi pembuktian teorema Phytagoras. Sebelumnya sebenarnya aye sudah pernah menulis tentang ini disini. Nah, postingan ini aye buat untuk nge-remake postingan tersebut biar makin rapi aja.
Chuakzz.. Chuakkzz ..... bapak kau booyah , sekedar pemberitahuan saja, mimin bikin postingan ini buat iseng-iseng aja ya karena memang di postingan ini mimin mau nuangkan opini saja.
Jadi ini berawal dari mimin scroll timeline Fb - gk suka dongeng makanya mimin gk main twittard - pas mimin scroll tuh beberapa menit.. eh.. amit-amit jambang bayi muncul meme yang kelihatannya itu men-down grade kasta open minded. untuk informasi aja yah, sekarang meme itu udah gk dipakai buat lucu-lucuan lagi malahan sering kali meme ini dipakai buat perang-perangan, hina-hinaan. iya lucu sih tapi lucu bagi sirkel atau kubunya. enggak lucu bagi kubu oposisi malahan bikin sakit hati. contoh nih meme makar, meme ini kadang-kadang bisa bikin sakit hati atau panas tuh para cebong fanatik lihat meme makar gitu-gituanm, lah idolanya diejek ya apa gk sakit hati/marah. ini juga berlaku jika para cebong fanatik buat meme counter attack, wah bisa jadi bakalan ada demo *sensor* jilid 2 . mari kita back to the topic a.k.a kembali ke laptop. seperti ini kira-kira meme yang mimin lihat :
widih.. dari gambarnya aja udah ketahuankan gimana open minded dalam bayangan mereka. wah.. openminded itu harus dukung psi, anti islam atau minimal suka mengolok-ngolok islam tapi bukan islam sih tapi lebih tepatnya konservatif islam CHuakzzz...Chuakzz dan gk ketinggalan karena memenya saya tebak original buatan kadrun maka tak lupa elemen paling penting ya itulah tau sendiri, elemen makar. kalau bisa dideskripsikan 1 kata maka kata yang cocok untuk menggambarkan keseluruhan gamabr adalah open minded itu anti konservatif. tapi apakah benar begitu bahwa open minded itu selalu harus anti konservatif. sebenarnya ini false dichotomy ya terlalu mensimplifikasikan. tapi mimin gk akan mengelak bahwa memang sebagian besar open minded itu bukan konservatif dan biasanya melindungi hak LGBT. yah iya itu buat mimin. mimin anggap seabagai konsekuensi tak langsung dari cara berpikir open minded ( nanti mimin kasih alasan kenapa bisa begitu ). perlu diingat mimin bilang begini ukan berarti open minded itu harus begini ya. sebenarnya open minded itu gk ada hubungannya sama kepercayaan yang seseorang itu peluk. jadi apa sih itu open minded ?.
berhubung mimin gk suka gaya khas bahasa intelektual jadi mimin langsung saja definisikan open minded itu sebagai cara berpikir. cara berpikir seperti apa? cara berpikir yang menghendaki ke-transparan-an/keterbukaan. contohnya misal ada dua kubu yang bertentangan sebut saja A dan ~ A, nah seorang open minded itu pasti akan mencoba ngecek argumen dari kedua kubu itu secara adil gk berat sebelah. jika dia kebetulan di kubu A maka si orang ini berani ngambil langkah untuk mempelajari apa sih argumen yang dilayangkan kubu ~A dan bahkan lebih jauh akan nanya kenapa mereka bisa ke kubu A. ini cuma salah satu contoh. salah satu contoh lainnya adalah ketika kamu sebagai murid. dibayangkan saja pura-pura kamu seorang murid yang menghadiri kelas fisika. nah, kebetulan di kelas fisika tersebut lagi ada pelajaran General Theory Of Relativity nah..nah disaat seperti ini kamu juga membutuhkan cara berpikir open minded, kamu pada saat itu harus membuka pikiranmu ( open minded kan ) untuk menerima postulat-postulatnya einstein dan ninggalin asumsi-asumsi lamamu tentang alam semesta. kalau ini gk dilakukan ya kamu gk paham- paham. Nah lagi, pada contoh ini secara tidak langsung mimin mau bilang, kalau open minded itu dipakai gk mesti saat ada dua kuu yang bertentangan.
Bagus kan cara berpikir open minded ini. selain bagus untuk menimbang sebuah argumen atau kepercayaan. dengan menerapkan cara berpikir ini kamu secara tidak langsung menumbuhkan empati, kebijaksanaan dan keadilan. kan lewat ini kamu jadi mau lebih memahami lawan kamu, gak terburu-uru nge-judge dan lebih teliti dalam menimbang. karena alasan-alasan ini mimin tadi bilang kalau konsekuensi open minded itu ya yang seperti diatas.
Mimin udah selesai bahas keunggulan open minded, sekarang mimin kasih wejangan. iya memang positif tapi sayangnya menurut mimin gk semua kasus open minded ini membawa keuntungan. ada yang beberapa kasus malah tambah buruk. karena harus diakui kita ini kadang rawan ke bawa ke jalan yang salah. misal nih dlu ada fl mimin yang terlalu open minded. open minded disini itu di ranah keislaman. dia terbuka sangat transparan dari mazhab-mazhab pemikiran. tapi sayang karena keterbukaan itu dia jadi ISIS, karena keterbukaann itu dia jadi makan banyak propaganda ISIS yang mengakibatkan dia jadi ISIS. mimin bilang jelek karena mimin gk setuju ISIS 😄. ini cuma sekedar contoh dalam versi mimin kalau beberapa kasus malah jadi buruk. susah kan jadi open minded ya susah.
dan lagi kamu gk perlu jadi open minded kalau ngelawan FE jika dan hanya jika kalau kamu udah yakin 100% dengan argumen kamu. ya faktanya memang begitukan ukti bumi bulat udah jelas, karena udah jelas cuma buang-buang waktu ngecek argumen FE. beda kalau argumen bumi bulat gk sekuat sekarang.
Jalan pertama yang harus dilalui oleh para pelajar marx dalam memahami marx secara personal adalah mempelajari masa muda marx, yang secara tidak langsung berarti mempertanyakan kaitan pemikiran marx dengan ide para filsuf yang ia dukung secara persis yaitu hegel dan feurbach serta apa yang membedakannya dari mereka. jika kita berkaca pada althusser, pertanyaan – pertanyan tadi akan menghasilkan pertanyaan baru “ apakah keretakan epistemologis ( epistemological break ) eksis pada pemikiran marx dan dimana keretakan ini terjadi “. lewat pertanyaan tersebut althusser meremuskan dua poin penting. yaitu :
1. keretakan epistemologis eksis dan terdapat pada pada dua buku karyanya yang mengkritik pemikiran filosofis yaitu, The german Ideology, dan Theses on Feurbach.
2. keretakan epistemologis ini menyatukan dua displin
teoritik dengan cara mendirikan suatu
teori historis, Dialektika Historis ( Dialektika Materialisme, materialisme
historis ) . serta inilah yang mengawali marx untuk membentukan sebuah filosofi
baru dan memutuskan hubungannya dengan ideologi lamanya.
lewat keretakan epistemologis ini kita dapat memisahkan
marx menjadi dua masa, masa ideologi dan masa saintifik yang terjadi pada tahun
1845. masa kedua dapat dipecah lagi menjadi dua momen, masa transisi teoritik
dan masa kematangan teoritik.
dengan keretakan epistemologis dan pemagian masa, lebih lanjut kita bisa klasifikan pemikiran marx menjadi 4 periode :
a) 1840 – 44, dinamai sebagai the Early Work, mencangkup yang semua marx tulis dari disertai sampai pada manuskrip 1844 dan The Holy Family. masa ini juga bisa kita bagi lagi menjadi dua momen, marx sebagai liberal rasionalis ditandai pada karyanya Die Rheinische Zeitung dari 1840 sampai 1842 . dan kommunalis rasional dari 1842-1845.
b) 1845, dinamai sebagai Work of the Break, seperti yang disebutkan diatas tadi. karyanya pada masa ini adalah German Ideology dan These On feurbach. masa saat dimana marx mengkritik.
c) 1845 – 57, dinamai sebagai the Transitional Work, masa transisi dimana marx berpindah dari masa ideologi ke masa saintifik, beberapa karyanya adalah draf pertama capital, yaitu manifesto, private property, dan price and profit.
d) 1857 – 83, dinamai sebgai Mature work. merupakan masa kematangan beberapa karyanya adalah Introduction to A Contribution to the Critique of Political Economy dan Pre-Capitalist Economic Formation.
ada beberapa tesis yang mengatakan bahwa masa Early Work-nya Marx terutama pada waktu disertasi marx diseut-sebut sebagai hegelian. mimin mengutip perkataan althusser menyatakan tesis tersebut adalah bentuk dari mitos. pada nyatanya marx pada masa disertasinya sangat dipengaruhi oleh kantian-fichtean, ini mengapa marx pada momen pertamanya adalah seorang liberalis rasionalis, lalu pada momen kedua marx dipengaruhi oleh problem-problem antropologis yang ditawarkan oleh feurbach dan juga itulah mengapa marx menjadi komunis-rasionalis pada momen kedua.
selanjutnya, dalam
masa break-nya yaitu pada 1845, marx mulai berpikir ulang tentang feurabch dan
hegel antara filsafat kesadaran dan filsafat antropologis. mulai terjadi
keretakan dan pemilahan kata dengan kata dan konsepsi dengan konsepsi agar
supaya tidak mudah terjebak pada anggapan positivis dan individualis-humanis.
sebelum tahun 1845 marx juga sudah
pernah melakukan kritik sistematis terhadap hegel, termaktub dalam the crtitic
philospy of right dan the introduction critic of hegel philosopy tapi seperti
yang dikatakan tadi kritik ini adalah pengemangan dari kritiknya feurbach
terhadap hegel, kritik melawan abtraksi dan spekulatif.
Pengklasifiskasian
dan penentuan keretakan epistemologis ini sangat penting, karena dengan ini
nantinya menentukan kira-kira seperti apa sih filsafat marxis itu dan pembaccan
marx pada tahun selanjutnya.
Pada selanjutnya
kita akan langsung membahas filsuf yang paling dekat dengan Marx yaitu Feurbach.
salam dari mimin,
jika sudah larut malam maka tidur agar bugar di keesokan harinya.
Halo semuanya ^_^ Aye Admin K mau mengumumkan kalau di situs ini kita punya fitur Random Math Problem yang akan memberikan kalian soal matematika secara acak. Kalian bisa mengunjungi fitur ini lewat menu Tools >> Ruang Soal atau klik saja di sini. Bye~

Hai hai semua ^_^ aye Admin K. Berjumpa lagi di blog ini, KnK Land. Kali ini aye akan memberikan salah satu soal pembuktian matematika sed...