Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.

Sunday, March 29, 2020

Mean, Median, Modus, dan Rentang.

Mean Median Modus
Hai hai semua . Ketemu lagi sama aing, Admin K yang kece lagi pinter . Tentu saja, masih di blog kesayangan kita yang penuh dengan cinta dan kebahagiaan ini, KnK Land. Kali ini aing akan ngebahas tentang salah satu anak dari matematika yakni setantistika. Aing disini bakal ngebahas tentang mean, median, dan modus. Apa itu mean, median, dan modus? Apakah termasuk hukum bacaan tajwid? Okey, langsung saja kita cekidoot .




Dalam setantistika, eh, statistika, kita selalu bermain-main dengan data. Apa itu data? Menurut wikipedia yang sok pintar itu, data adalah catatan atas sekumpulan fakta. Dalam kehidupan sehari-hari data adalah pernyataan yang diterima apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra. Semua itu aing comot dari wikipedia yang sok pintar itu.

Nah, selanjutnya apa itu mean, median, dan modus? Mean, median, dan modus merupakan ukuran pemusatan data. Saat kita mempunyai data, kita ingin memperoleh suatu nilai yang mewakili keseluruhan isi data tersebut. Nilai atau ukuran itulah yang akan menunjukkan pusat segugus data. Dengan mengetahui nilai pusat dari suatu gugus data, kita bisa membandingkan suatu data dengan data yang lain.

1. Mean (Rata-rata hitung)

Mean atau rata-rata hitung adalah jumlah dari keseluruhan nilai data dibagi dengan banyaknya data.

Misal kita punya data dengan n datum, dengan nilai datum-datumnya maka rata-rata data tersebut dinotasikan dengan adalah



Contoh:
Misalkan kita punya data sebagai berikut.

6, 9, 6, 9, 5, 10, 5, 7, 4, 2, 4, 9

maka nilai rata-ratanya adalah



Sangat mudah, bukan? Kalo mudah, jangan lupa pula pelajari tentang matriks.

2. Median (Nilai tengah)

Nilai tengah dari data-data adalah nilai suatu data yang terletak di tengah setelah data sudah diurutkan. Jadi, datanya diurutkan terlebih dahulu kemudian baru bisa dicari nilai tengahnya. Nilai tengah dari data yang banyaknya ganjil ya ambil data yang paling tengah. Untuk yang genap, ya ambil dua data paling tengah kemudian dijumlahkan dan dibagi 2 (rata-ratanya).

Jadi, misal kita punya data yang udah terurut dari yang kecil ke yang besar atau sebaliknya.

Untuk banyak data ganjil, mediannya adalah:



Untuk banyak data genap, mediannya adalah:



Contoh:
Misalnya kita punya data sebagai berikut:
10, 7, 7, 4, 9, 6

Pertama-tama kita urutkan data tersebut dari terkecil hingga terbesar.
4, 6, 7, 7, 9, 10

Nah, karena banyaknya data adalah 6 yang genap, maka mediannya adalah data ke-3 ditambah data ke-4 terus dibagi 2. Jadi, mediannya adalah sebagai berikut.



Siip. Mudah, kan?

3. Modus

Modus adalah nilai yang paling sering muncul pada data. Jadi, setiap nilai dihitung berapa kali munculnya, kemudian yang paling banyak muncul itulah yang dinamakan modus. Kadang, banyaknya modus bisa lebih dari satu.

Contoh:
Misalkan kita punya data sebagai berikut.
6, 7, 3, 10, 5, 0, 2, 9, 2, 4

Modus dari data tersebut adalah 2 karena 2 muncul sebanyak 2 kali sedangkan nilai yang lain masing-masing hanya muncul satu kali.

4. Rentang

Selanjutnya dalam dunia perdataan, ada yang dinamakan dengan rentang atau range. Setiap data kuantitatif pasti memiliki yang namanya nilai terbesar (maksimum) dan nilai terkecil (minimum). Nah, selisih antara nilai terbesar dan terkecil inilah yang dinamakan dengan rentang.

Contoh:
Misalkan kita punya data yang terdiri atas 5 datum sebagai berikut.
10, 5, 4, 4, 7

Nilai terbesar pada data tersebut adalah 10, sedangkan nilai terkecil pada data tersebut adalah 4. Maka rentangnya adalah 10 - 4 = 6.

Easy banget kan?

Baiklah. Sekian postingan singkat dari aing. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Kalau ada yang ditanyakan atau ada kesalahan, silakan sampaikan di kolom komentar. Sampai jumpa di postingan selanjutnya. Bye~

No comments:

Post a Comment