Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.

Tuesday, June 23, 2020

Hubungan antara Qadhiyah dalam ilmu Mantiq

Disclaimer : Penulis bukanlah seorang ahli dalam hal ini, jadi jika ada yang salah kalau berkenan bisa tulis di kolom komentar hiya-hiya-hiya. tujuan dari artikel adalah untuk menjelaskan pembagian hubungan qadhiyah.




 Sama seperti Kulli yang memiliki relasi diantara kedua kulli yang dipostingan dahulu kita namai sebagai nisbah al arba'ah. maka pada qadhiyah juga terdapat semacam relasi/hubungan diantara kedua qadhiyahnya. hubungan antara qadhiyah ini tidak akan keluar dari 4 hubungan, yaitu : tanaqud ( kontradiksi ), tadhad ( kontrariasi ), dukhul tahta tadhad ( interferensi subkontrariasi ), dan tadakhul ( interferensi).

sedikit istillah tambahan : kam merupakan segi kuantitas yakni Ju'ziyah ( sebagian ) atau kulliyah ( seluruh ) suatu maudhuq. sedangkan kaf merupakan segi kualitas yakni merupakan salibah ( negsasi ) atau maujibah ( afirmasi ) suatu mahmul. untuk yang ingin mengetahui apa itu salibah dan maujibah : disini



tanaqud : adalah hubugan antara qadhiyah jika yang satunya salah maka yang lainnya menjadi benar begitu pula jika yang satunya benar maka yang lainnya menjadi salah serta tidak mungkin kedua-duanya benar atau salah. ini ditandai dengan kesamaan maudhuq dan mahmulnya tapi berbeda dari segi kam dan kaif, contoh : Setiap manusia memiliki akal dan sebagian manusia tidak memiliki akal. jika qadhiyah setiap manusia memiliki akal itu benar maka qadhiyah sebagian  manusia tidak memiliki akal haruslah salah.

tadhad : adalah hubungan antara qadhiyah jika yang satu benar maka yang lainnya salah tetapi tidak seperti tanaqud kesalahan yang lainnya tidak memastikan kebenaran yang lainya melainkan bisa saja keduanya salah. ini ditandai oleh samanya maudhu dan mahmul disertai samanya pada segi kam ( kam yang kulliyah ) tapi berbeda pada segi kaif. contohnya : setiap manusia itu munafik dan tidak satupun manusia itu munafik. disini jika salah satu dari antara kedua qadhiyahnya benar maka yang lainnya salah, ambil contoh jika qadhiyah tidak satupun manusia itu munafik itu benar maka qadhiyah setiap manusia itu munafik haruslah salah, tetapi jika qadhiyah tidak satupun manusia itu munafik itu salah maka ini tidak serta merta menjadikan qadhiyah setiap manusia itu munafik menjadi benar, kan bisa saja nyatanya hanya sebagian manusia itu munafik atau hanya sebagian manusia itu tidak munafik.

dukhul tahta tadhad : adalah hubungan antara qadhiyah jika yang satu salah maka yang lainnya harus benar dan jika yang satu benar maka yang lainnya tidak serta merta menjadikannya salah. ini ditandai kesamaan maudhu' dan mahmulnya disertai kesamaan segi kam (  kam yang ju'ziyah ) tetapi segi kaf nya berbeda. contoh : Sebagian dari A itu B dan Sebagian dari A itu tidak B. jika sebagian dari A itu  B adalah salah maka sebagian dari A itu tidak B haruslah benar. maksudnya ialah karena Sebagian A itu  B adalah salah maka ini memberitahu kita bahwa yang benar adalah seluruh  A itu tidak B ( karena sebagian saja sudah salah apalagi keseluruhannya ), karena seluruh A itu tidak B maka benarlah pula bahwa sebagian A itu tidak B. tetapi jika sebagian A itu B adalah benar maka tidak serta merta menjadikan sebagian A  itu tidak B adalah salah. bisa jadi memang keduanya benar karena seluruh A itu B adalah salah dan seluruh A itu tidak B adalah salah.

tadakhul : adalah hubungan antara qadhiyah yang memiliki kesamaan maudhuq dan mahmul disertai kesamaan dari segi kaif tetapi berbeda dalam segi kam. satu qadhiyah itu kulliyah sementara yang lainnya adalah ju'ziyah. dalah hubungan ini jika qadhiyah yang kulliyah itu benar maka qadhiyah ju'ziyah juga menjadi benar. tetapi jika qadhiyah ju'ziyah benar maka belum tentu qadhiyah kulliyah menjadi benar. contoh : Sebagian manusia itu munafik dan Seluruh manusia itu munafik. jika seluruh manusia itu munafik adalah benar maka otomatis sebagian manusia itu munafik juga benar ( jelas jika keseluruhannya benar maka ketika kita ambil sebagian, sebagiannya juga benar ). tetapi jika yang benar adalah sebagian manusia itu munafik maka tidak benar menyatakan kalau seluruh manusia itu munafik adalah benar.




No comments:

Post a Comment