Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.




Thursday, April 22, 2021

Caramelt - Chapter 25 (Undangan Makan Malam)

Chapter 24 (Listrik Melawan Air)

 

New dan Drip bertarung melawan Kyle. Drip pingsan dan New hampir saja diserang oleh Kyle. Untung saja, ratu Oktavia datang ke area pertarungan dan menghentikan Kyle.


Kyle: "Apa maksudmu menghentikan pertarungan ini? Aku hanya membantumu untuk mengatasi sampah di negaramu ini."


Oktavia tersenyum dan mengeluarkan aura yang mengerikan. Kyle pun merasakan tekanan yang luar biasa dan teringat dengan apa yang dikatakan oleh Inteo, "Hal yang kukhawatirkan dari kerajaan ini adalah perilaku dari ratunya yang sedikit aneh ... dia adalah ratu yang baik dan sangat hebat. Akan tetapi, dibalik itu semua, dia mempunyai aura monster yang terselubung ... "

 

Kyle: "(Aku harus hati-hati dengan wanita ini)"

 

Oktavia: "Hahahay, pertama-tama.. aku berterima kasih pada kalian, Justice Party telah berkunjung dan berpatroli di kerajaan kami. Kalian sepertinya sedang melakukan kegiatan kalian mengatasi penjahat-penjahat besar di setiap kerajaan. Sayangnya, di kerajaan ini dengan bangga kami menyatakan kalau penjahat sangat sedikit dan tidak berbahaya bagi rakyat kami."

 

Kyle: "Apa maksudmu? Kau bilang bocah ini tidak berbahaya? Dia ini manusia air dan juga seorang penjahat.", sambil menunjuk tubuh Drip.

 

Oktavia: "Oh, soal bocah itu, ya dia sering nakal. Aku akan menjelaskan semuanya di istana. Dengan hormat, aku mengundang semua anggota Justice Party, Drip si air, dan New beserta saudara-saudaranya untuk datang ke istana. Ada hal penting yang harus kita bicarakan."

 

Kyle: "Bersama kedua penjahat ini?", Kyle heran dan merasa ragu

 

Oktavia: "Ya, untuk Drip biar aku saja yang antar dia dengan tentakelku."

 

Kyle: "Kerajaan ini bekerjasama dengan penjahat?"

 

Oktavia: "Aku sudah bilang, aku akan menjelaskan semua di istana. Aku meminta bantuan kalian, Justice Party karena aku punya rencana."

 

Tentakel gurita di atas kepala Oktavia pun memanjang lalu melilit tubuh Drip.


Oktavia: "Kalau begitu, sampai jumpa di istana ya. Pukul 7 malam ada makan malam. Jangan sampai tidak datang, Justice Party dan New Hood."


Oktavia pun pergi dan berjalan sambil membawa Drip di atas kepalanya.


Kyle: "Untuk kali ini, kau ku bebaskan.", katanya pada New.


New: "Hmm, acara makan malam di istana ya?"


Kyle: "Aku tidak paham apa yang terjadi tapi mungkin ada sesuatu yang menarik dan penting. Kembali lah ke teman-temanmu, mungkin mereka akan senang dengan undangan itu."


New: "Hmm, tentu saja."



Beberapa saat kemudian, di ruang makan Justice Party...

 

Aporna: "Acara makan malam, wah, pasti makanannya akan terasa lezat."

 

Inteo: "Melepaskan mereka berdua begitu saja? Sia-sia rencana kita."


Robson: "Rencana penyapuan kita memang gagal, tapi sepertinya sang ratu menginginkan sesuatu dari kita. Sepertinya memang kerajaan ini melakukan kerjasama dengan penjahat."


Kyle: "Kalau demikian, kita tidak bisa melakukan apa-apa terhadap penjahat yang dibela kerajaan."


Inteo: "Apakah kalian lupa bahwa misi kita menyapu penjahat bukan hanya untuk menyapu penjahat biasa tapi juga untuk membasmi penjahat yang dilindungi oleh pemerintah? Kita tidak boleh pergi dari sini tanpa menangkap mereka berdua. Aku curiga padamu Aporna karena hanya kamu yang bisa masuk ke ruanganku dan mengambil kunci borgol Drip si air."


Aporna: "Kau mencurigaiku, apakah kau punya bukti, Inteo?"


Inteo: "Kau tidak memanggilku Tuan Inteo? Sepertinya kau memang serius. Apa kau punya alibi?"


Robson: "Ehem, daripada saling main tuduh-menuduh, lebih baik kita menghubungi Adruga. Aku khawatir terjadi apa-apa padanya."


Aporna: "Tenang saja, aku sudah menghubungi Adruga. Dia akan segera kemari."


Robson: "Inteo, Aporna tidak bersalah, mereka berdua memang lepas sendiri. Aku percaya pada Aporna."


Aporna: "Mohon maaf atas kecerobohanku. Aku tidak mengawasi mereka berdua dengan baik. Si bocah air itu memang sangat hebat dalam melarikan diri."


Kyle: "Aku juga masih curiga padamu, Aporna. Kau punya kekuatan membuat penghalang agar mereka tidak kabur. Bahkan setetes air pun tidak dapat menembusnya. Aku pikir kau memang membiarkan mereka kabur."


Robson: "Bagaimana mungkin dia mau melakukan itu, Kyle. Kau tahu, kita sudah bersama selama 4 tahun. Aporna tentu sangat benci dengan penjahat, mana mungkin dia mau melepaskan mereka berdua begitu saja."


Kyle: "Jadi, bagaimana rencanamu selanjutnya, Inteo?"


Inteo: "Untuk kali ini, kita libur dulu, aku sudah kelelahan. Aku pikir kalian juga sudah kelelahan. Kita pergi ke acara makan malam di istana kerajaan Mana. Kita istirahat sebentar dan nikmati hidup dulu. Setelah itu, baru kita tentukan rencana selanjutnya. Aku ingin berbincang dengan ratu Oktavia terlebih dahulu. Apa yang ia rencanakan? Kita akan tahu saat makan malam nanti."



Di istana kerajaan Mana, kamar tidur tamu nomor 6, Drip mulai siuman.


Drip: "Ugege? Apa yang terjadi, dimana aing?"


Shiina: "Sepertinya kau sudah sadar, Drip si air."


Drip: "Siapa yu?"


Shiina: "Namaku adalah Shiina, asisten kerajaan."


Drip: "Jadi, yu adalah pembantu bu guru Oktavia, ya?"


Shiina: "Ya, kira-kira seperti itu. Sebaiknya kamu jangan bergerak dulu. Tenang saja, kamu sudah diberikan mantra penyembuh."


Tiba-tiba Oktavia masuk ke ruangan.


Oktavia: "Hahahay, akhirnya kau bangun juga, murid nakalku. Aku punya penawaran menarik untukmu."

 

 Bersambung...



No comments:

Post a Comment