Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.

Sunday, November 26, 2017

Cara Mengonversi Bilangan Biner, Oktal, Desimal, Heksadesimal, dan Basis Lainnya Part 1

Yo semua ^_^ Kembali lagi sama mimin yang pintar lagi baik hati ini, mimin K. Tentu saja, masih di blog kesayangan kita semua, KnK Land. Kali ini mimin bakal ngebahas tentang math sekaligus ilmu komputer. Yap, kali ini mimin bakal ngebahas tentang basis bilangan. Apa itu basis bilangan? Apakah sejenis moluska? Apakah di Meikarta ada basis bilangan? Tentu saja, semua pertanyaan tersebut gak bakalan mimin jawab di postingan ini karena ini postingan tentang konversi bilangan dari basis yang berbeda. So, daripada lama lami, kita cekidot aja.




Okeh minna, ente2 semua yang mimin hormati. Bapak Raja dari Negeri Antah Barantah yang juga mimin hormati. Ibu Camat juga yang mimin hormat makasih udah hadir di dunia ini. Serta para hadirin sekalian ledis en jentelmen yang mimin hormati juga. Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa karena berkat izinnyalah mimin bisa menyelesaikan postingan ini (biar formal aja). Langsung aja cekidot

Konversi Bilangan Desimal ke...
Untuk mengonversi bilangan desimal ke bilangan basis lainnya sangat2 sangat3 sangat4 sangat5 lah mudah. Kita tinggal membagi bilangan tersebut dengan basis yang dicari berkali2 terus kita ambil sisa2 hasil bagi dari setiap proses pembagiannya. Setelah itu, disusun. Nah, di postingan ini mimin akan memberikan contoh konversi bilangan desimal ke biner, oktal, dan heksadesimal. So, jangan dulu beranjak dari postingan ini, karena setelah pesan2 berikut ini, kita akan menyaksikan proses pengonversian bilangan desimal ke basis lainnya.

Konversi Bilangan Desimal ke Biner
Sepertin namanya, Biner yah B-I-N-E-R, bilangan ini basisnya 2. So, setiap dijitnya kalo bukan 0 yah 1, dan kalo bukan 1 yah 0. Contoh bilangan biner adalah sebagai berikut:
11100001010100011000011010010100101110101010101010100000101101
Gimana? Kereen kan? Lalu bagemana sih cara mengubah desimal ke bilangan biner? Cara yang paling gampang adalah menggunakan software kalkulator yang udah tersedia di komputer ente. So, ngapain juga buka postingan ini kalo udah punya kalkulator buat ngekonversi.

Tunggu dulu, mungkin ente pengen pamer sama temen2 kalo ente bisa konversi bilangan tanpa kalkulator. Dasar tukang pamer, emang cuma ente yang bisa? Baiklah, mimin kasih aja caranya tapi langsung saja mimin kasih contoh. Misalnya saja, kita mau konversi bilangan 620(10) ke bilangan biner. Tunggu mimin gambar di paint yah. Oke, selesai.
Perhatikan yah. Yang warna merah itu artinya dibagi 2. Yang ijo itu artinya sisa hasil bagi. Nah, disini kita bakalan ngekonversi 620 jadi bilangan biner. Prosesnya sebagai berikut:
-620 dibagi 2, hasilnya 310, sisanya 0
-310 dibagi 2 lagi, hasilnya 155, sisanya 0
-155 dibagi 2 juga, hasilnya 77, tapi sisanya 1
-dst liat di gambarlah bogeng.
-1 dibagi 2, hasilnya 0, sisanya 1
-0 dibagi 2, hasilnya 0, sisanya 0
-0 dibagi 2 lagi, hasilnya 0, sisanya 0
-Harusnya ente berhenti di 0 yah.

Nah, hasilnya ditulis sisa hasilnya mulai dari bawah. Jadi, 620(10) = 1001101100(2). Bilangan yang ada dalam kurung itu artinya menunjukkan basis bilangan.





Konversi Bilangan Desimal ke Oktal
Konversi bilangan desimal ke oktal sama kayak biner, tapi kalo oktal dibagi2 8. Langsung aja contoh soal yah. Misalnya kita mau konversi 297 dari desimal ke oktal. Langsung aja jawab cekidot.
Tampaknya gausah mimin jelasin. Gambar sudah menjelaskan semuanya.

Konversi Bilangan Desimal ke Heksadesimal
Nah, untuk konversi bilangan desimal ke heksa ini sebenarnya sama aja kayak laennya. Namun, perlu diingat kalo heksadesimal adalah bilangan berbasis 16. Itu berarti ada 16 simbol lambang bilangan yang dipake untuk merepresentasikan bilangan heksadesimal yakni simbol angka yang biasa kita pake di desimal 0 sampe 9 ditambah simbol huruf A, B, C, D, E, dan F. Jadi, totalnya ada 16.

Hanya mengingatkan kembali nilai2 dari A sampe F
A = 10
B = 11
C = 12
D = 13
E = 14
F = 15

Mari langsung aja dengan contoh soal biar ente cepat paham. Misalnya kita mau ngonversi 58844 menjadi bilangan heksadesimal. Langsung aja cekidot.

Mudah bukan? Nah, untuk sisa hasil bagi yang lebih dari 9 pastinya simbolnya diganti jadi A, B, C, dst. Lihat gambar di samping, 12 diganti jadi C, 13 jadi D, dan 14 E. Kalo 5 yah tetap 5. Nah, disusun dari angka yang paling bawah. Walla~ selesai.







Nah, itulah konversi bilangan desimal ke bilangan apa saja. Oh yah, basis bilangan bukan hanya biner, oktal, desimal, sama heksadesimal lho. Sebnarnya ada tak terhingga banyaknya jumlah basis bilangan. Ada basis 3 yang disebut ternari, basis 4 kuaternari, basis 5 kuinari, dst. Cara konversi dari desimal ke basis bilangan laen sama kayak konversi ke biner, oktal, dan heksa desimal. Hanya saja pembaginya diubah sesuai dengan basis bilangannya. Misalnya saja, mimin mau ubah 923 ke bilangan basis 5 aka kuinari.
Perhatikanlah gambar di samping. Dari gambar, kita dapat menyimpulkan bahwa 923 yang dalam bentuk desimal akan berubah menjadi 12143 dalam bentuk kuinari ato basis 5. Ente bisa mengonversi bilangan desimal menjadi bilangan basis berapa saja dengan cara yang sama ^_^ selamat mencoba. Next, tentang bilangan biner bakal mimin sambung di part 2 biar gak longpost (supaya view iklan tambah banyak :v). So, nantikan postingan lanjutannya hanya di KnK Land. Kalo kurang paham, silahkan bilang di kotak komen bawah. Mimin pamit yah! Papay~





Jangan lupa juga
Ketahui asal usul sudut istimewa
Ketahui cara main shogi
Ketahui serba serbi tentang Vitamin C

No comments:

Post a Comment