Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.

Sunday, April 29, 2018

Gelombang Bunyi (Pengantar)

Hai hai semua . Ketemu lagi sama aing, Admin K yang keyen lagi gilak . Tentu saja, masih di blog kesayangan qta yang kakkoi ini, KnK Land. Kali ini aing bakalan ngeposting lagi tentang fisika. Yah, fisika, salah satu mata pelajaran yang menyiksa. Skarang aing bakal ngebahas tentang gelombang bunyi. Apa sih gelombang bunyi itu? Langsung saja qta cekidoot.






 "AAAAAAAAAAA", seseorang berteriak dan membuat gendang telinga orang-orang di sekitarnya pecah. Pernahkan gendang telinga agan pecah? Kalo pernah apa yang membuat gendang telinga agan bisa pecah? Yap, jawabannya adalah bunyi. Qta bisa merasakan bunyi di telinga qta. Bunyi bisa berasal dari mana saja, bisa dari suara manusia, hewan, alat musik, radio, televisi, orang lagi ehem2, dll. Sebenarnya apa sih bunyi itu? Kenapa bisa ada bunyi?

Bunyi sebenarnya merupakan gelombang, lebih tepatnya gelombang longitudinal. Gelombang bunyi dapat merambat melalui medium misalnya saja udara. Saat lonceng dibunyikan, lonceng tersebut akan menghasilkan gelombang bunyi dan akan merambat ke telinga kita melalui udara. Lalu, telinga qta menangkap (hap) bunyi tersebut dan menyalurkan informasinya ke otak sehingga kita bisa mendengarkan. Namun, tidak semua bunyi bisa qta dengarkan. Gelombang bunyi yang qta dengar hanyalah gelombang audiosonik yang frekuensinya berkisar antara 20 Hz sampai 20.000 Hz. Kurang atau lebih dari itu tidak bisa qta dengar.

Seperti yang aing katakan tadi, gelombang bunyi adalah gelombang longitudinal. Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarannya searah dengan arah rambatannya.

Pembahasan lebih detail tentang gelombang bunyi, bakal aing posting lain kali dengan materinya sendiri2 mulai dari cepat rambat, efek doppler, taraf intensitas, dll. Jadi, nantikan di postingan selanjutnya yah. Nanti aing taruh disini linknya.

Okey, sekian postingan aing tentang pengantar gelombang bunyi. Kalo ada yang salah, gak usah dimaapin solanya emang disengaja. Sampe jumpa di postingan selanjutnya. Bye~

1 comment: