Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.

Tuesday, May 29, 2018

Stoikiometri

Hai hai semua . Ketemu lagi sama aing, Admin K yang baik hati dan kece . Tentu saja, masih di blog kesayangan qta yang penuh keceriaan ini, KnK Land. Sekarang aing bakal ngebahas lagi nih soal kimia. Perhatikan gambar di samping. Gambar tersebut adalah gambar tikus tanah yah, anggap aja tikus tanah. Dan tahukah kalian apa bahasa inggris "tikus tanah"? Yap, bahasa inggrisnya adalah "Mole", pinter. Lalu, tahukah kalian apa itu "Mole"? Yap, tikus tanah. Di postingan ini, aing juga bakalan ngebahas tentang mole tapi bukan mole yang artinya tikus tanah yah. Okey, daripada lama-lami, langsung saja qta cekidoot .



Tama2, qta harus tau dulu, apa sih stoikiokiometri ini? Dalam kimia, stoikiokiokiometri adalah ilmu yang mempelajari perhitungan kuantitatif hubungan antara reaktan dan produk dalam reaksi kimia. Yah, semacam hitung2an gitu deh dalam ilmu kimia. Kadang juga, orang nulisnya stokiometri. Padahl yang bener stoikiokiokiokiometri, eh, stoikiometri. Yah, terserahlah, ini juga gak bakalan muncul di ujian.

Pertama2, mari qta kenali dulu reaksi kimia. Reaksi kimia adalah perubahan zat dari reaktan (bahan) menjadi produk. Salah satu contoh reaksi kimia yang sederhana yakni gas hidrogen dan gas oksigen bereaksi membentuk air. Reaksi kimia biasanya ditulis dalam bentuk persamaan reaksi. Persamaan reaksi itu semacam resep dalam dunia kimia dan tentu saja resep harus mempunyai proporsi untuk menghasilkan produk yang diinginkan. Saat kita memasak sayur, qta harus menambahkan garam dengan cukup. Kalo kurang, maka sayurnya bakal terasa hambar atau kurang asin, sedangkan kalo lebih, sayurnya malah tambah asin. Begitupun juga dengan reaksi kimia, terdapat yang namanya proporsi berupa angka2 yang ditulis dalam resep bernama persamaan reaksi.

Salah satu contoh persamaan reaksi adalah sebagai berikut. Ini adalah resep atau persamaan reaksi mengubah asam klorida dan natrium hidroksida menjadi garam dan air.

Ruas kiri sering disebut sebagai reaktan atau pereaksi, sedangkan ruas kanan sering disebut sebagai produk.

Hukum Dasar Kimia

Pertama2 aing bakal kasih tau hukum2 dasar kimia. Hukum2 dasar kimia terdiri atas hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap, hukum perbandingan berganda, dan hukum gas ideal.

Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier)

Di dunia ini, zat2 memiliki massa. Massa zat akan selalu tetap, tidak akan bertambah ataupun berkurang. Massa memang bisa berpindah tempat atau posisi akan tetapi jumlahnya akan selalu tetap. Begitupun massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu tetap dan tidak akan berubah. Hukum lavoisier berbunyi : "Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama". Sebagai contoh, qta akan mereaksikan 10 gram belerang dengan 10 gram oksigen untuk menghasilkan 20 gram sulfur dioksida.

 10 g belerang + 10 g oksigen -> 20 gram sulfur dioksida

Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)

Hukum perbandingan tetap berbunyi : "Perbandingan massa unsur dalam tiap senyawa tetap". Contohnya pada N2O, perbandingan massa N dan O akan selalu sama yakni massa N : massa O = 7 : 4.

Hukum Perbandingan Berganda (Hukum Dalton)

Hukum perbandingan berganda berbunyi : "Jika dua unsur dapat membentuk dua senyawa atau lebih, dan massa salah satu unsur sama, perbandingan massa unsur kedua berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana". Contohnya unsur hidrogen dan oksigen dapat membentuk air (H2O) dan hidrogen peroksida (H2O2). Apabila jumlah massa hidrogen pereaksinya sama, maka perbandingan massa antara oksigen yang ada di air hasil reaksi dan hidrogen peroksida hasil reaksi bisa ditulis sebagai bilangan bulat sederhana yakni 1 (pada air) : 2 (pada hidrogen peroksida).

Hukum Gas Ideal

Suatu gas dikatakan ideal apabila berlaku rumus :
PV = nRT
Ket:

P = Tekanan (Atmosfer [atm])
V = Volume (Liter [l])
n = Jumlah molekul (mol)
R = Tetapan gas (0.082057338 L.atm/molK)
T = Suhu (Kelvin [K])

Pembahasan lebih lanjut tentang gas ideal, bakal aing bahas laen kali.

Konsep Mol

Nah, skarang waktunya qta membahas apa itu mol. Seperti yang aing bilang tadi, qta bakal ngebahas tentang mol. Mol adalah satuan dalam ilmu kimia. Apa itu mol? Mol adalah satuan yang berfungsi menyatakan jumlah molekul/partikel zat. Seperti yang qta tau, molekul2/partikel2 zat itu ukurannya sangat kecil dan jumlahnya sangat banyak. Oleh karena itu, untuk mempersingkat, qta menggunakan satuan yakni mol. Mol itu ibaratnya kayal lusin, gros, atau kodi dalam kimia. Satu mol itu setara dengan tiga permen loli milkita sekitar 6,022140857×1023 partikel. Bilangan ini juga biasa disebut sebagai avocado, eh avogadro. Contohnya sajal 1 mol air artinya ada terdapat 6,022140857×1023 molekul air dan 1 mol emas artinya ada terdapat 6,022140857×1023 atom emas. Darimana bilangan avogadro ini muncul? Satu mol ini sebenarnya didefinisikan sebagai jumlah zat yang mengandung partikel sebanyak jumlah atom dalam 12 gram karbon-12. Nah, setelah diteliti, ternyata jumlahnya adalah sekitar 6,022140857×1023. Itulah yang menjadi asal usul bilangan avogadro.

Dengan menggunakan satuan mol, qta bisa mempermudah perhitungan dalam reaksi kimia. Terimakasih mol. Sama-sama.

Berdasarkan definisi mol di atas, 1 mol = 6,022140857×1023 partikel.

Massa molar

Massa molar adalah massa suatu zat dalam 1 mol. Satuan massa molar adalah gram/mol. Misalnya saja jika massa molar suatu zat adalah 18 gram/mol, maka 1 mol zat tersebut akan bermassa 18 gram, 2 mol zat tersebut akan bermassa dua kali lipat yakni 36 gram, dan 1/2 mol zat tersebut akan bermassa 9 gram. Massa molar mirip2 sama massa jenis. Bedanya, kalo massa jenis dihitung per volume, sedangkan massa molar dihitung per jumlah molekul. Massa molar juga bisa disebut massa atom relatif (Ar) atau massa molekul relatif (Mr) karena memang memang massa atom relatif dan massa molekul relatif juga dihitung dengan satuan gram per-mol.

Hubungan antara massa, massa molar dan jumlah partikel zat adalah sebagai berikut:

m = n × Ar (untuk unsur)
m = n × Mr (untuk senyawa)

Ket :
m = massa (gram [g])
n = jumlah partikel/molekul (mol)
Ar = massa atom realtif (g/mol)
Mr = massa molekul relatif (g/mol)

Volume Molar Gas

Selain massa molar, ada juga yang namanya volume molar terkhusus untuk gas. Volume gas selalu berubah2 tergantung tekanan dan temperatur. Pada keadaan STP (suhu 0oC dan tekanan 1 atm), setiap satu mol zat yang berupa gas akan memilki volume sekitar 22,4 liter.

Rumusnya adalah sebagai berikut

V = n × Vm 

Ket:
V = volume (liter [l])
n = jumlah partikel/molekul (mol)
Vm = Massa molar (liter/mol)

Dalam keadaan STP, Vm = 22,4 liter/mol.

Selain keadaan standar, qta juga bisa mencari volume gas dalam keadaan selain STP apabila diketahui tekanan dan temperaturnya. Qta tinggal menggunakan rumus gas ideal yang bakal aing pos laen kali.

Okey, cukup sampe disitu saja postingan tentang stoikiometri. Kalo ada yang kurang paham, mungkin otak agan lagi nge-bug. Oleh, karena itu, silahkan bertanya saja di kolom komentar atau langsung saja cari di google, gak guna juga tanya disini lama baru direspon. Kalo ada yang salah, silahkan protes juga di komeng. Kalo masih rada pusing dengan kimia, no problem, silahkan bunuh diri, eh maksud aing silahkan rileks bentar dengan mendengar musik. Sampe jumpa di postingan selanjutnya. Bye~

Jangan lupa juga
Baca tentang pewarna alami dan pewarna buatan
Nikmati pesona keindahan alam yang menakjubkan di La Push
Download software gratis yang wajib yu punya
Baca tentang vape atau rokok elektrik dapat menyebabkan paru-paru basah

No comments:

Post a Comment