Selamat datang di KnK Land. Mari menguasai dunia bersama kami. Disini kalian bisa menemukan ratusan postingan berbahaya dari penulis-penulis kami. Selamat menikmati situs yang hidup ini.

Saturday, October 27, 2018

Mencari Luas Lingkaran

Hai hai semua . Ketemu lagi sama aing, Admin K yang pinter lagi kece . Tentu saja, masih di blog kesayangan qta yang penuh dengan ilmu pengetahuan dari yang bermanfaat banget hingga yang manfaatnya nihil, KnK Land. Kali ini, aing kembali lagi bakal memposting tentang matematika khususnya tentang geometri. Tentu, kalian tau apa itu lingkaran, ya kan? Skarang aing tanya, apa itu lingkaran? Hayo? Apa definisi lingkaran, hayo? Gak tau? Kalo gak tau, yah cari-cari aja di google. Hmm, oke, daripada lama-lami, mending langsung aja qta masuk ke pembahasan utamanya. Cekidoot .




Apa itu lingkaran? Anak SD mungkin bakal ngejawab bulatan atau kayak bola. Yah, jawaban yang lumayan sih. Sebenarnya, dalam matematika, apa itu lingkaran? Lingkaran merupakan sebuah bangun datar yang terdapat dalam bidang 2 dimensi. Lingkaran didefinisikan sebagai kumpulan titik-titik yang jaraknya sama terhadap suatu titik yang disebut titik pusat. Yah, begitulah definisi lingkaran. Jadi, kalian gak perlu cari lagi di google soalnya ada di sini, hehe .

Skarang, bagaimana caranya menghitung luas lingkaran? Hmm, coba ingat-ingat deh rumus luas lingkaran yang udah dipelajari di sekolah. Lupa? Yah, ingat lagi dong! Atau emang gak tau? Okey, gapapa, di postingan ini ada jawabnya kok. Jadi, bagaimanakah rumus luas lingkaran itu? Jawabnya ada di ujung langit. Eh, maksudnya jawabannya adalah sebagai berikut (duh, korban opening Dragon Ball).

Rumus luas lingkaran sangatlah mudah. Bahkan, anak SD yang megang kalkulator pun bisa mencari luas lingkaran kalau jari-jarinya atau diameternya diketahui. Yah, kecuali anak SD yang bego sih. Tapi, sebelum itu, qta harus tau dulu apa itu jari-jari dan apa itu diameter.

Mari kita mulai dari diameter. Apa itu diameter? Diameter adalah garis tengah lingkaran. Jadi, kalo mau potong lingkaran jadi dua bagian yang sama, yah potong di garis tengahnya.


Karena namanya garis tengah, tentu pastinya terletak di tengah-tengah lingkaran. Sebenarnya diameternya gak cuma satu sih, akan tetapi ada tak terhingga garis diameter yang bisa kita buat. Secara intuisi, tampak jelas bahwa garis diameter pasti melewati titik pusat. Itu tuh, titik yang tepat berada di tengah lingkaran. Diameter suatu lingkaran biasanya dinotasikan dengan huruf "d".

Selanjutnya adalah jari-jari. Jari-jari adalah garis yang menghubungkan titik pusat dengan titik yang ada pada lingkaran atau ada yang bilang jari-jari adalah jarak antara titik pusat dan titik yang ada pada lingkaran. Terserah sih, aing sih gak peduli. Intinya yah, jari-jari yah emang gitu, menghubungkan antara titik pusat dan salah satu titik di lingkaran.


Pada gambar di atas. P adalah titik pusat dan r adalah jari-jari. Yah, aing pikir udah jelas yah.

Oh yah, kalau diperhatikan, panjang diameter itu 2 kali dari jari-jari. Perhatikan bahwa, diameter itu sebenarnya tersusun atas 2 jari-jari. Berarti, panjangnya 2 kali jari-jari dong.


Alhamdulillah, skarang qta udah tau apa itu jari-jari dan apa itu diameter. Skarang waktunya aing kasih formula menghitung luas lingkaran, jreng, jreeng.... eng ing eng...

 
dengan L adalah luas lingkaran dan r adalah jari-jari. Adapun π merupakan konstanta yang didefinisikan sebagai rasio antara keliling lingkaran dan diameter. Yah, nilai pendekatannya sih π ≈ 3,14 atau π ≈ 22/7. Nilai pendekatan ini biasanya dipakai oleh anak sekolahan. Kalau udah level tinggi, nilai pendekatan yang dipakai yah yang lebih dekat lagi tergantung mau seberapa besar nilai errornya.

Ehem, mohon maaf kalo penjelasan aing udah sampe ke level matematika tingkat tinggi. Padahal, harusnya postingan ini harus schoolkid-friendly. Ehem, rumus di atas digunakan kalau yang diketahui adalah panjang jari-jarinya. Adapun, kalo yang diketahui diameternya, yah cari dulu jari-jarinya dengan membagi 2 diameter atau pakai rumus berikut untuk langsung mendapatkan luas lingkaran. Rumus berikut diperoleh dengan mensubstitusikan r = d/2 dan voila, jadilah rumus berikut.






dengan d adalah diameter.

Yah, begitulah rumusnya, cuma simpel. Adapun untuk pembuktiannya, mungkin bakal aing posting laen kali. Oh yah, di atas aing pernah badword yah? Yang itu tuh, aing bilang "anak SD yang bego". Duh, mohon maaf kalo aing terlalu kasar. Jangan tiru adegan ini di rumah yah adik-adik. Tirulah diluar rumah. Jangan sampe aing kena azab gara-gara ngomong kasar di bLoG pEnDiDiKaN ini.

Sekian postingan dari aing. Moga postingan ini bisa bermanfaat. Kalo ada yang salah, silakan protes. Kalo ada yang mau ditanyakan yah tanya aja di komeng. Okey, sampai jumpa di postingan selanjutnya. Bye~


Jangan lupa juga
Kembali adalah pilihan yang terbaik
Baca light novel Chapter 18 - SALAHKU, SALAHKU, SALAHKU.... INI SEMUA SALAHKU!
Ketahui seperti apa struktur DNA

No comments:

Post a Comment